Pawai Pembangunan Ditunda, Pemkab Kotim Fokus Tangani Karhutla

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:53 WIB
RAKOR: Rapat Koordinasi darurat penanganan karhutla di aula Rujab Bupati Kotim, Rabu (19/8/2026). (YUNI/RADAR SAMPIT)
RAKOR: Rapat Koordinasi darurat penanganan karhutla di aula Rujab Bupati Kotim, Rabu (19/8/2026). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunda pelaksanaan Pawai Pembangunan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026.

Penundaan dilakukan menyusul kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kotim.

Arahan penundaan tersebut disampaikan Bupati Kotim Halikinnor dalam Rapat Koordinasi darurat penanganan karhutla di aula Rujab Bupati Kotim, Rabu (19/8/2026).

Dalam pesan yang disampaikan kepada panitia, Bupati meminta pelaksanaan Pawai Pembangunan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

“Pawai Pembangunan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan,” ujar Halikinnor dalam arahannya. 

Kotim bersama TNI-Polri saat ini memfokuskan penanganan terhadap bencana karhutla yang terjadi di wilayah Kotim.

Penundaan ini dilakukan di tengah persiapan pelaksanaan kegiatan yang sebelumnya telah berjalan.

Pantauan Radar Sampit pada Rabu pagi, sejumlah petugas masih terlihat melakukan pemasangan tenda di lokasi yang menjadi titik start Pawai Pembangunan.

Tenda tersebut terpasang di kawasan depan lokasi rujab Bupati Kotim yang sebelumnya disiapkan sebagai pusat titik kegiatan. Persiapan teknis itu dilakukan sebelum adanya arahan terbaru mengenai penundaan pawai.

Dengan adanya keputusan tersebut, pelaksanaan Pawai Pembangunan yang semula dijadwalkan Sabtu (22/8/2026) dipastikan tidak digelar sesuai jadwal.

Pemerintah belum menetapkan tanggal pengganti dan akan menyampaikan kembali jadwal pelaksanaan setelah kondisi memungkinkan.

Pemkab Kotim saat ini mengarahkan perhatian bersama TNI-Polri serta seluruh OPD pada penanganan karhutla.

yunLangkah tersebut menjadi prioritas mengingat kondisi kebakaran lahan yang masih terjadi dan membutuhkan penanganan bersama.

Halikinnor sebelumnya juga menegaskan pentingnya seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla. Penundaan kegiatan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memprioritaskan penanganan bencana dan keselamatan masyarakat.

Masyarakat di minta menunggu informasi resmi terkait jadwal baru Pawai Pembangunan. Pemerintah akan menentukan waktu pelaksanaan selanjutya denggan mempertimbangkan perkembangan kondisi karhutla di wilayah Kotim. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
pawai pembangunan ditunda karhutal halikinnor kabut asap pemkab kotim