NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Sebuah kios BBM eceran atau yang lebih dikenal warga dengan sebutan pom mini di Jalan Sepaku arah Perigi, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah terbakar hebat, Senin (10/8/2026) petang.
Kobaran api diduga muncul dari korsleting listrik dari mesin pom mini yang kemudian menyambar ceceran BBM.
Dalam kejadian tersebut, satu orang yang diduga pemilik kios mengalami luka bakar. Korban sempat berusaha memadamkan api secara manual sebelum akhirnya mendapat penanganan.
Informasi yang dihimpun, kebakaran bermula ketika pemilik kios hendak memasukkan BBM hasil langsiran ke dalam mesin pom mini. Saat proses tersebut, diduga terjadi tumpahan BBM di sekitar mesin.
Pada saat bersamaan, kabel mesin pom mini diduga mengalami korsleting. Percikan api kemudian menyambar ceceran BBM hingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke area kios.
Panik melihat api membesar, pemilik kios berupaya melakukan pemadaman. Namun, upaya tersebut justru membuatnya mengalami luka bakar.
Mendapat laporan kejadian, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamandau langsung menuju lokasi. Petugas menghadapi kendala karena kobaran api cukup besar dan terdapat BBM yang ikut terbakar.
“Pemadaman cukup lama, karena apinya sangat besar dan ada BBM-nya yang ikut terbakar. Airnya kami campur dengan detergen agar api tidak semakin meluas,” ujar petugas Damkar Lamandau, Alamul Huda.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api setelah berjibaku sekitar satu jam. Dari lokasi kejadian, terlihat sejumlah drum yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan BBM.
Sementara itu, korban yang mengalami luka bakar telah mendapatkan perawatan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat tingginya risiko kebakaran pada aktivitas penyimpanan dan pengisian BBM eceran, terutama jika dilakukan berdekatan dengan instalasi listrik maupun mesin yang berpotensi mengalami gangguan. (mex)
Editor : Slamet Harmoko