Karhutla Tak Henti Mengintai Kotim, Kini Lahan di Telawang Kembali Terbakar

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 17:59 WIB
Semak yang terbakar di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Minggu (26/7/2026). (Disdamkarmat Kotim)
Semak yang terbakar di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Minggu (26/7/2026). (Disdamkarmat Kotim)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com  – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum juga mereda.

Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, api kembali muncul dan membakar lahan kosong di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Minggu siang (26/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan An Jahro. Petugas Pos Sektor Telawang menerima laporan dari Camat Telawang dan Polsek Telawang pada pukul 13.20 WIB.

Hanya berselang lima menit, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari pos.

Setibanya di lokasi pukul 13.30 WIB, petugas segera melakukan penilaian kondisi lapangan sebelum memulai proses pemadaman pada pukul 13.32 WIB.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Heri Wahyudi, mengatakan respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain.

"Petugas langsung melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat meluas," kata Heri.

Baca Juga: Harapan Hujan Makin Tipis, BMKG Prediksi Kemarau Bertahan Hingga Pertengahan Agustus

Dalam operasi tersebut, satu unit mobil tangki pemadam dikerahkan bersama tiga personel Pos Sektor Telawang, yakni Rusdiansyah, Samsul Arifin, dan Haris Padilah.

Berdasarkan laporan lapangan, objek yang terbakar merupakan lahan kosong dengan luas sekitar 10 x 20 meter. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada unsur kesengajaan atau arson.

Selama proses penanganan, petugas juga mendapat dukungan dari staf Kecamatan Telawang yang turut berada di lokasi.

Setelah api dipastikan padam dan kondisi dinyatakan aman, operasi pemadaman selesai pada pukul 14.45 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke Pos Sektor Telawang sekitar pukul 14.50 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Peristiwa ini kembali menambah daftar kebakaran lahan yang terjadi di Kotim dalam beberapa hari terakhir.

Di tengah cuaca yang kering, Disdamkarmat mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena api sangat mudah menjalar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun. Pencegahan menjadi langkah paling efektif agar karhutla tidak semakin meluas," tegas Heri. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran sebabi sampit kotim karhutla