PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Tradisi adat Bebersih Kampung Laut Darat yang rutin dilaksanakan masyarakat Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai dilirik sebagai salah satu potensi wisata budaya unggulan.
Dinas Pariwisata Kobar berencana memasukkan tradisi tersebut ke dalam Calendar of Event (CoE) daerah karena dinilai memiliki nilai budaya yang autentik dan daya tarik wisata yang kuat.
Prosesi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun itu sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal masyarakat pesisir.
Ritual diawali dengan permohonan izin kepada leluhur penjaga wilayah yang dipimpin oleh pawang adat sebelum masyarakat memulai aktivitas pengelolaan daratan maupun wilayah laut.
Sebagai wujud rasa syukur atas berkah alam, warga secara gotong royong menyiapkan persembahan berupa ancak yang berisi 40 jenis kue tradisional khas Sebuai.
Pada puncak prosesi, enam ancak diarak menuju enam titik sakral, yakni Muhara, Natai Bata, Sambu, Beguruh, Tatah, dan Laut Lepas di perairan Pantai Sebuai.
Tokoh Adat Desa Sebuai, Misran, mengatakan setiap lokasi memiliki makna filosofis yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
“Setiap lokasi melambangkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta yang menjadi pedoman hidup masyarakat Desa Sebuai,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Misran, tradisi Bebersih Kampung Laut Darat bukan sekadar ritual adat, tetapi menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat, Rona Nirmala, menilai tradisi tersebut merupakan aset budaya yang memiliki nilai keaslian tinggi dan layak dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya, tanpa mengurangi kesakralan yang terkandung di dalamnya.
Pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan agar pengembangan tradisi sebagai atraksi wisata tetap mengedepankan pelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
“Prosesi Adat Bebersih Kampung Laut Darat Desa Sebuai merupakan warisan budaya yang memiliki keautentikan luar biasa. Perpaduan antara ritual adat yang sakral, kekayaan 40 jenis kuliner tradisional, seni pertunjukan, serta busana adat menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan pengalaman wisata budaya yang berkelas,” kata Rona.
Melalui pengembangan tersebut, Dinas Pariwisata berharap Tradisi Bebersih Kampung Laut Darat tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu menjadi magnet wisata yang mengangkat identitas budaya masyarakat pesisir Kotawaringin Barat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko