Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hotspot Kotim Tembus 300 Titik, Juli Jadi Bulan Terparah

M. Akbar • Rabu, 15 Juli 2026 | 17:35 WIB
Pantauan udara karhutla di Kabupaten Kotim.  (Dok : BPBD Kotim)
Pantauan udara karhutla di Kabupaten Kotim. (Dok : BPBD Kotim)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat jumlah titik panas (hotspot) di daerah tersebut telah menembus lebih dari 300 titik sejak awal tahun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 115 titik terdeteksi sepanjang Juli sehingga menjadi bulan dengan aktivitas hotspot tertinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim mengatakan jumlah hotspot bersifat fluktuatif mengikuti kondisi cuaca dan perkembangan kebakaran di lapangan.

"Kalau secara kumulatif sejak Januari sudah lebih dari 300 titik. Khusus Juli saja sudah sekitar 115 titik dan menjadi yang tertinggi," kata Multazam, Rabu (15/7).

Ia menjelaskan, tidak semua kebakaran dapat terdeteksi melalui citra satelit. Pada kebakaran lahan gambut, api kerap masih menyala di bawah permukaan meskipun hotspot sudah tidak lagi terbaca.

Menurutnya, satelit umumnya mendeteksi asap maupun pancaran panas sehingga kondisi di lapangan tidak selalu sama dengan hasil pemantauan dari udara.

Karena itu, BPBD tetap mengandalkan patroli lapangan sebagai pelengkap pemantauan satelit untuk memastikan seluruh titik kebakaran dapat segera ditangani.

"Selain jumlah hotspot yang terus meningkat, kami juga memprediksi ancaman karhutla masih akan berlangsung karena musim kemarau diperkirakan bertahan sekitar empat hingga lima bulan ke depan," jelasnya. 

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum kebakaran meluas.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
hotspot kebakaran hutan dan lahan kotim kalteng karhutla