Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Polisi masih Kejar Tiga Buronan dari Tragedi di Desa Tumbang Kalemei. Sudah 9 Orang Jadi Tersangka

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 12 Juli 2026 | 21:35 WIB
Penyidikan di TKP Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, yang melibatkan Kompolnas. (dok)
Penyidikan di TKP Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, yang melibatkan Kompolnas. (dok)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Penyidikan terhadap tragedi tewasnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan saat penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, terus dikembangkan.

Jumlah tersangka yang diamankan bertambah menjadi sembilan orang. Selain itu polisi masih memburu tiga lainnya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) ,yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, hingga kini sembilan tersangka telah diamankan, termasuk bandar narkoba berinisial Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie.

"Yang sudah diamankan saat ini sudah ada sembilan orang, termasuk bandar atas nama Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie. Saat ini tim masih bekerja untuk menangkap tiga DPO lagi," ujarnya.

Penyidik juga mengungkap peran para tersangka dalam penyerangan terhadap petugas. Beberapa pelaku diduga membawa senjata api rakitan dan menembaki aparat, memprovokasi warga, membuang jenazah anggota polisi ke sungai, membawa tombak, hingga melakukan pembacokan menggunakan parang.

Menurut Eko, Bio (29), yang disebut sebagai bandar narkoba, diduga ikut menyerang petugas menggunakan senjata api rakitan dan parang, sekaligus memprovokasi warga saat penggerebekan berlangsung.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan proses pengembangan masih terus dilakukan. Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan seluruh fakta sebelum menyampaikan hasil secara utuh kepada publik.

Baca Juga: Tiga Pelarian dari Tragedi Desa Tumbang Kalemei Dibawa ke Bareskrim Polri

"Benar, terus gencar mengungkap semuanya. Nanti setelah utuh akan disampaikan," katanya,Minggu (12/7).

Di sisi lain, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng juga memastikan penanganan seorang perempuan berinisial Dea berada di bawah kewenangan Ditresnarkoba. Sementara beberapa perempuan lainnya ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng.

Penyidik juga mendalami keterkaitan seorang perempuan yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan pelaku di Desa Tumbang Kalemei. Perempuan tersebut diketahui merupakan anak seorang kepala desa di Kabupaten Katingan dan diduga memiliki hubungan dekat dengan Bio.

"Benar, anak Kades Tumbang Marak," sebut Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Ady Purnomo.Meski demikian, ia menegaskan keterlibatan perempuan tersebut masih didalami penyidik.

Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menegaskan,  pengungkapan kasus tersebut menjadi prioritas. Pihaknya berkomitmen mengerahkan seluruh kemampuan untuk memburu pelaku yang masih buron, mengungkap jaringan narkotika yang terlibat, serta memastikan proses hukum berjalan profesional."Itu langkah kami," tegasnya.

Sebelumnya, tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap tiga buronan yang melarikan diri ke Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (9/7). Ketiganya dilumpuhkan dengan tembakan karena diduga melakukan perlawanan dan menyerang petugas saat akan ditangkap.

Ketiga tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani penanganan medis sekaligus proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah mandau, senjata api, handy talky (HT), telepon genggam, tas, serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan jaringan narkotika dan penyerangan terhadap aparat.

Penyidik memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh hingga seluruh pelaku beserta perannya dalam tragedi yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan berhasil diungkap.(daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Desa Tumbang Kalemei Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono polda kalteng Kabupaten Katingan bandar narkoba