Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cafe Barika Wisata Kampung Kelapa Tindan Ludes Terbakar

Koko Sulistyo • Sabtu, 4 Juli 2026 | 07:28 WIB
Tiga bangunan ikonik yang dijadikan home stay dengan konstruksi Kayu Ulin tersebut ludes, hanya menyisakan puing-puing menghitam. (Warga/Radar Sampit)
Tiga bangunan ikonik yang dijadikan home stay dengan konstruksi Kayu Ulin tersebut ludes, hanya menyisakan puing-puing menghitam. (Warga/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Bangunan ikonik Cafe Barika Kampung Kelapa Tindan, Jalan Pasir Putih, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat terbakar, Jumat 3 Juni 2026, pukul 22.41 WIB.

Tiga bangunan ikonik yang dijadikan home stay dengan konstruksi Kayu Ulin tersebut ludes, hanya menyisakan puing-puing menghitam. Warga dan karyawan cafe Barika kelapa Tindan tidak mampu menjinakkan api yang berkobar.

Beberapa unit Pemadam Kebakaran dan mobil tangki BPBD Kobar dikerahkan dalam peristiwa tersebut, jauhnya jarak dari Mako Damkar menuju lokasi serta akses jalan yang sempit menjadi kendala dalam penanganan.

Kondisi Cafe Barika sebelum kebakaran (istimewa)
Kondisi Cafe Barika sebelum kebakaran (istimewa)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, sumber api diduga akibat korsleting listrik, mengingat api mulai membakar dari bangunan dibagian atas.

"Kebakaran tersebut menurut saksi diakibatkan konsleting listrik karena mulai timbul api dari atas bangunan," terangnya, Sabtu 4 Juni 2026.

Dalam peristiwa tersebut, 1 unit pemadam dan 1 unit mesin portabel, serta mobil tangki BPBD dikerahkan untuk penanganan kebakaran. 

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa dan luka, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Penanganan melibatkan unsur BPBD, Polsek Kumai, dan Balakar Kumai," pungkasnya. (tyo/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#kebakaran kumai #kebakaran kelapa tindan #kebakaran cafe barika #kumai #Pangkalan Bun