Kematian tragis kanit III Sat Resnarkoba Polres Katingan Aipda Yudhie Perdana Putra, yang gugur saat penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7) dini hari, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, serta jajaran kepolisian. Peristiwa ini pun mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
---------------------------------
Insan bhayangkara sejati itu, secara resmi diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Yudhi Perdana Putra. Dari Aipda menjadi Aiptu. Selain turut menyampaikan pesan berduka, Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat lini pertahanan dan terus mengobarkan perang terhadap peredaran gelap narkotika.
Hal itu disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, bahwa pengorbanan Aipda Yudhie Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas, mendapat penghormatan tertinggi dari institusi Polri.
“Secara resmi dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) menjadi Aiptu. Keputusan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi almarhum yang gugur saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika. Peristiwa itu juga mendapat perhatian langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,” ujarnya, di sela menyampaikan ucapan duka cita saat melayat ke rumah duka di Kasongan, Jumat (3/7).
Dirinya pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, seluruh jajaran Polda Kalimantan Tengah turut kehilangan salah satu personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba.
"Kami turut berduka cita. Bapak Kapolri juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap anggota yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya, serta kepada seluruh keluarga besar almarhum," ungkap Iwan Kurniawan.
Ditegaskannya, pengabdian Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra menjadi teladan bagi seluruh personel Bhayangkara, dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dan menegakkan hukum.
Iwan Kurniawan menambahkan, selain mendapat kenaikan pangkat satu tingkat, anggota keluarga korban juga mendapat prioritas untuk menjadi Bintara Polri.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat bersama Kapolda Kalteng melayat dan turut berbelasungkawa ke rumah duka, juga memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.
Agustiar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan tersebut. Ia juga berharap dua personel Polri yang hingga kini masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Menurutnya, insiden berdarah tersebut menjadi bukti bahwa peredaran narkotika di Kalteng sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat agar memberikan efek jera.
"Kami berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya, agar menjadi efek jera bagi yang lain," tegas Agustiar.
Ia menilai, perang terhadap narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus bersinergi agar peredaran barang haram tersebut dapat ditekan.
"Narkoba dapat memutus mata rantai masa depan generasi muda. Karena itu saya mendukung penuh jajaran Polda Kalteng untuk terus maju dan sigap memberantas peredaran narkoba di daerah ini," paparnya.
Agustiar juga meminta aparat tidak menghentikan pengejaran terhadap dua terduga bandar sabu yang diduga melarikan diri saat operasi berlangsung. Menurutnya, seluruh pelaku harus ditangkap dan diproses sesuai hukum.
"Pemerintah Provinsi Kalteng mengutuk keras peredaran narkoba karena dampaknya telah merusak masyarakat hingga menimbulkan korban jiwa," cetusnya.
Agustiar menambahkan, gugurnya Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra merupakan pengorbanan besar dalam upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika. Karena itu lanjutnya, almarhum dinilai layak mendapatkan penghargaan, sementara keluarga yang ditinggalkan harus memperoleh perhatian.
"Anggota yang gugur perlu diberikan penghargaan. Keluarga yang ditinggalkan juga harus diperhatikan keberlangsungan kehidupannya. Intinya, Pemerintah Provinsi Kalteng siap mendukung aparat dalam melakukan pemberantasan narkoba di daerah ini," pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama