SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kendaraan besar kembali melintasi Jembatan Kapten Mulyono Sampit meski proses perbaikan belum selesai. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut kondisi itu terjadi setelah portal penutup jalan dan rambu-rambu pengamanan dibongkar oleh oknum pengguna jalan yang tidak bertanggung jawab.
Pelaksana Tugas Kepala UPTD Jalan, Jembatan dan Drainase Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kotawaringin Timur Suhardiono menegaskan, hingga kini Jembatan Kapten Mulyono belum dibuka untuk umum.
"Jembatan Jalan Kapten Mulyono Sampit belum dapat dilewati. Video yang beredar di media sosial bahwa jembatan tersebut sudah bisa dilalui itu tidak benar," katanya, Selasa (30/6/2026).
Menurut Suhardiono, pada Sabtu dan Minggu lalu portal penutup jalan beserta rambu-rambu pengamanan yang dipasang di lokasi pekerjaan dibongkar oleh oknum.
Akibatnya, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat nekat melintasi jembatan yang masih dalam tahap perbaikan.
Ia menilai tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, kondisi jembatan belum dinyatakan layak dilalui karena pekerjaan belum sepenuhnya rampung.
Saat ini, proses perbaikan telah memasuki tahap akhir pemasangan pelat besi pada lantai jembatan. Setelah seluruh pelat selesai dipasang, tim teknis masih akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan konstruksi benar-benar aman digunakan.
"Kami belum bisa memastikan kapan jembatan dapat dibuka. Setelah pemasangan pelat besi selesai, kami akan melakukan pengecekan kembali apakah jembatan tersebut sudah aman untuk dilalui," ujarnya.
Karena itu, Suhardiono mengimbau masyarakat tidak membuka maupun memindahkan portal serta rambu-rambu pengamanan yang telah dipasang.
Menurutnya, seluruh pembatas tersebut dipasang semata-mata untuk melindungi keselamatan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memastikan akan mengumumkan secara resmi kepada masyarakat apabila hasil pemeriksaan menyatakan Jembatan Kapten Mulyono telah aman dan siap difungsikan kembali.
Sebelumnya, jembatan tersebut menjalani pemeliharaan dengan penggantian lantai kayu ulin dan pemasangan pelat besi baru.
Proyek senilai sekitar Rp397 juta itu ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari, namun pemerintah daerah berupaya mempercepat penyelesaiannya agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (oes)
Editor : Slamet Harmoko