Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perbaikan Jembatan Kapten Mulyono Sampit Masuk Tahap Pemasangan Plat Besi

Usay Nor Rahmad • Senin, 22 Juni 2026 | 13:59 WIB
Perbaikan jembatan Kapten Mulyono di Sampit kini memasuki tahap pemasangan plat besi pada hari kedua, Senin (22/6/2026). Pekerjaan ini menjadi lanjutan dari pembongkaran lantai kayu ulin yang sebelumnya telah selesai dilakukan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Perbaikan jembatan Kapten Mulyono di Sampit kini memasuki tahap pemasangan plat besi pada hari kedua, Senin (22/6/2026). Pekerjaan ini menjadi lanjutan dari pembongkaran lantai kayu ulin yang sebelumnya telah selesai dilakukan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Proses perbaikan Jembatan Kapten Mulyono di Sampit kini memasuki tahap pemasangan plat atau lempengan besi pada hari kedua, Senin (22/6/2026). Pekerjaan ini menjadi lanjutan dari pembongkaran lantai kayu ulin yang sebelumnya telah selesai dilakukan.

Petugas lapangan menyebutkan, pemasangan plat besi berjalan bertahap dan diperkirakan hanya membutuhkan beberapa hari lagi untuk penyelesaian, selama kondisi cuaca tetap mendukung.

Sementara itu, pemasangan lantai jembatan berbahan kayu ulin yang baru telah rampung. Material kayu tersebut menggantikan seluruh bagian lantai lama yang sudah lapuk akibat usia pakai dan beban kendaraan.

Plt Kepala UPTD Jalan, Jembatan dan Drainase Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiono sebelumnya menyebutkan bahwa seluruh material perbaikan sudah tersedia, termasuk 300 batang kayu ulin dan tambahan sekitar 75 batang sesuai kebutuhan lebar jembatan. Selain itu, tersedia 26 lembar plat besi baru untuk penguatan struktur.

Perubahan teknis juga dilakukan dengan memindahkan posisi bantalan ke atas rangka utama jembatan. Langkah ini dirancang agar beban kendaraan langsung tersalurkan ke struktur utama sehingga lantai kayu lebih tahan lama.

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tristama menegaskan bahwa pekerjaan ini bersifat pemeliharaan sementara sambil menunggu proses pembangunan jembatan permanen melalui kajian Feasibility Study (FS).

Ia menyebut konstruksi hasil perbaikan ditargetkan mampu bertahan hingga sekitar satu tahun, cukup untuk mendukung aktivitas masyarakat selama proses perencanaan lanjutan seperti FS dan Detail Engineering Design (DED) berlangsung.

Selama pekerjaan berlangsung, akses Jembatan Kapten Mulyono ditutup total untuk kendaraan roda empat. Namun, sepeda motor masih diperbolehkan melintas pada siang hingga malam hari saat tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi.

“Sepeda motor sudah bisa lewat, tapi kalau enggak ada pengerjaan,” ujar Endra, salah seorang warga.

Warga berharap perbaikan dapat segera selesai agar mobilitas kembali normal. Meski demikian, pengendara diminta tetap berhati-hati karena aktivitas proyek masih berlangsung di beberapa titik.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pekerjaan dapat selesai lebih cepat dari kontrak 90 hari apabila cuaca tetap stabil dan tidak ada kendala teknis di lapangan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sampit #kotim #kalteng #jembatan patah