Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Mulai Terjadi, Luas Lahan Terbakar Capai 102,22 Hektare Sepanjang 2026

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Kebakaran lahan yang berada dekat dengan lokasi permukiman warga di Jalan Tidar Raya, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Senin (22/6/2026). (TRC BPBD Kotim) 
Kebakaran lahan yang berada dekat dengan lokasi permukiman warga di Jalan Tidar Raya, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Senin (22/6/2026). (TRC BPBD Kotim) 

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat satu kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Senin (22/6/2026). 

Kebakaran tersebut terjadi di Jalan Tidar Raya, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, dengan luas lahan terbakar sekitar 0,5 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam dalam laporan perkembangan bencana hingga pukul 18.00 WIB menyebutkan, kebakaran terjadi pada pukul 12.27 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotim.

Advertisement

“Lokasi kebakaran berada di lahan gambut dengan luas sekitar 0,5 hektare. Penanganan dilakukan oleh personel TRC BPBD dan api berhasil dipadamkan,” ujar Multazam.

Meski terjadi satu kejadian karhutla, BPBD tidak mendeteksi adanya hotspot atau titik panas di wilayah Kotim pada hari yang sama. Selain itu, tidak terdapat kegiatan ground check hotspot yang dilakukan pada Senin tersebut.

Berdasarkan data BPBD, akumulasi titik panas di Kabupaten Kotawaringin Timur sejak 1 Januari hingga 22 Juni 2026 mencapai 194 titik.

Advertisement

Sementara jumlah kejadian karhutla yang telah ditangani selama periode tersebut tercatat sebanyak 49 kali dengan total luas lahan terbakar mencapai 102,22 hektare.

Di sisi lain, upaya penanggulangan karhutla juga didukung melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pada Senin (22/6), dilakukan dua kali penerbangan penyemaian garam (NaCl).

Sortie pertama berlangsung selama 1 jam 42 menit dengan wilayah penyemaian di Kabupaten Barito Selatan menggunakan 1.000 kilogram NaCl pada ketinggian 13.000 hingga 15.000 kaki.

Sementara sortie kedua berlangsung selama 1 jam 47 menit dengan wilayah penyemaian meliputi Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur menggunakan 1.000 kilogram NaCl pada ketinggian 10.000 hingga 11.000 kaki.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kebakaran masih Marak di Palangka Raya, Dalam 24 Jam, Usaha Laundry dan Rumah Dinas Diterjang Api

Kebakaran masih Marak di Palangka Raya, Dalam 24 Jam, Usaha Laundry dan Rumah Dinas Diterjang Api

Kebakaran masih marak, Seperti dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Palangka Raya dalam rentang Minggu malam dan Senin (2/11) dini hari

Kebakaran setelah Pemilik Salat Tahajud, Pemkab Kotim Anggarkan Rp100 Juta untuk 2 Korban

Kebakaran setelah Pemilik Salat Tahajud, Pemkab Kotim Anggarkan Rp100 Juta untuk 2 Korban

Kebakaran setelah Pemilik Salat Tahajud, Pemkab Kotim Anggarkan Rp100 Juta untuk 2 Korban di Jalan Iskandar 22 Kelurahan Ketapang, Kotim

Kebakaran Hanguskan TK Beringin V di Tangkiling Palangka Raya, Polisi Selidiki Penyebabnya

Kebakaran Hanguskan TK Beringin V di Tangkiling Palangka Raya, Polisi Selidiki Penyebabnya

Kebakaran hebat melanda TK Beringin V di Jalan Tjilik Riwut Km 34, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer