PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kondisi SJ, korban penganiayaan mantan suami sirinya di kilometer 63, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih belum menunjukan perkembangan. Akibat dibakar pria yang kini masih buron itu, wanita berparas cantik itu mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya.
Dokter Rumah Sakit Hanau yang menanganinya, masih memberikan alat bantu pernafasan. Dikhawatirkan akibat luka bakarnya, SJ menderita komplikasi yang mengancam keselamatan nyawanya.
Direktur Rumah Sakit Hanau, Kabupaten Seruyan dr Atet Kurniadi mengatakan, kondisi pasien saat ini masih belum stabil dan belum melewati masa kritisnya.
"Sekarang masih dirawat di ICU, masih ditidurkan (Disedasi) untuk mengurangi nyeri, dan masih menggunakan alat bantu nafas," ujarnya, Senin (15/6).
Menurutnya, untuk luka bakar yang diderita, tim dokter Rumah sakit sudah melakukan perawatan di kamar operasi, dan saat ini mendapat perawatan intensif.
Diberitakan sebelumnya, luka bakar yang diderita oleh SJ merupakan perbuatan mantan suami sirinya yang tidak menerima keputusan untuk mengakhiri rumah tangga mereka.
Baca Juga: Tragis! Perempuan Cantik di Pangkalan Banteng Dibakar Mantan Suami Siri, Pelaku Kabur Usai Beraksi
Terjadi percekcokan di warung angkringan tempat SJ berjualan sehari-harinya, diduga emosi kemudian kepala SJ dihantam dengan kayu, kemudian menyiramkan BBM ke tubuh SJ, hitungan detik mantan suami sirinya berinisial RS kemudian menyalakan korek dan membakar mantan istrinya itu.
Setelah melakukan aksi sadisnya, RS melarikan diri dan sempat dikejar oleh warga, namun RS yang mengendarai kendaraan roda dua lolos dari kejaran warga dan melarikan diri ke arah simpang Dinamika.
Sementara itu, polisi masih berupaya memburu mantan suami siri SJ tersebut, dan hingga Senin (15/6) masih belum ada perkembangan pelacakan terhadap keberadaan pria yang tega berbuat sadis tersebut.
"Kita masih melakukan pencarian terhadap RS, dan untuk korban sendiri kondisinya masih memprihatinkan di rumah sakit Hanau," tukas Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiharto. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama