Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bikin Merinding Pengguna Jalan, Ular Piton 8 Meter sempat Dikira Batang Pohon

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB
ss
Seekor ular piton sepanjang sekitar delapan meter, berhasil dievakuasi tim Animal Rescue Emergency Response Palangka Raya, setelah sempat melintang di jalan, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.(istimewa/tim ERP)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Keheningan malam di kawasan Jalan Samudin Aman 3, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, berubah jadi mencekam, Sabtu (13/6) malam. Seekor ular piton raksasa sepanjang sekitar delapan meter, ditemukan melintang di jalan hingga membuat warga yang melintas terkejut bukan main.

Sekilas, tubuh reptil raksasa itu tampak seperti batang pohon tumbang yang membentang di tengah jalan. Namun ketika didekati, benda yang semula dianggap potongan kayu tersebut bergerak perlahan. Ular dengan nama ilmiah Malayopython reticulatus itu merayap menuju area galian fondasi rumah warga dan terpojok di dalam lubang.

Yolanda, salah satu warga yang pertama mengetahui mengungkapkan, ia bersama rekannya melintas di lokasi itu pada tengah malam. Situasi jalan yang sepi membuat keberadaan ular berukuran raksasa samar terlihat.

"Kami kaget ada sesuatu melintang di tengah jalan. Awalnya kami kira pohon patah atau roboh, cuma lama-lama bergerak sampai akhirnya masuk ke area galian fondasi rumah warga," ungkapnya.

Baca Juga: Ular Piton 3,5 Meter Mangsa Kucing Milik Warga Palangka Raya

Menyadari potensi ancaman terhadap warga sekitar, Yolanda pun segera menghubungi Call Center Animal Rescue Emergency Response Palangka Raya (ERP).Tak lama, empat personel piket Emergency Response diterjunkan menuju lokasi keberadaan binatang melata itu.

Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemetaan area sekaligus memastikan posisi ular. Beruntung, predator raksasa itu sudah berada di dalam lubang fondasi sehingga ruang geraknya menjadi terbatas.

Meski demikian, ukuran tubuh ular yang mencapai delapan meter tetap membuat proses evakuasi penuh kewaspadaan. Sedikit kesalahan saja dapat membahayakan petugas maupun warga yang menyaksikan dari kejauhan.

Kabag Ops ERP Palangka Raya, Yustinus Exaudi, menjelaskan kondisi ular saat ditemukan cukup unik. Berdasarkan pengamatan petugas, reptil tersebut diduga baru saja memangsa hewan dan sedang dalam fase pergantian kulit.

"Saat kami tiba, posisi ular berada di dalam galian fondasi. Karena ular tersebut habis ganti kulit dan habis makan, pergerakannya menjadi sangat lambat. Berkat kesiapan personel dan medan yang tidak terlalu sulit, dalam waktu kurang dari 15 menit ular berhasil kita taklukkan tanpa perlawanan yang berarti," ujarnya, (14/6).

Setelah berhasil dievakuasi, tubuh ular yang panjang itu kemudian bawa dengan menggunakan peralatan khusus sebelum dibawa ke lokasi yang aman dari aktivitas manusia.

“Penanganan satwa liar tidak hanya berorientasi pada keselamatan manusia. Kelestarian satwa juga menjadi perhatian utama agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.Ular ini adalah bagian dari ekosistem kita sehingga penanganan pasca evakuasi harus dilakukan di tempat yang tepat, agar bisa dilepasliarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman," pungkas Yustinus Exaudi.

Ia menambahkan, kemunculan piton raksasa tersebut menjadi pengingat bahwa kawasan permukiman di Palangka Raya masih berbatasan langsung dengan habitat alami satwa liar. Warga pun diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan. (daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#ular piton #PALANGKA RAYA #Kecamatan Jekan raya #animal rescue #Kelurahan Menteng