Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga TBS Tembus Rp3.000, Petani Sawit Lamandau Sumringah

Ria Mekar Anggreany • Kamis, 4 Juni 2026 | 23:09 WIB
ilustrasi petani sawit
ilustrasi petani sawit

 

NANGA BULIK, Radarsampit.jawapos.com – Angin segar mulai dirasakan para petani kelapa sawit di Kabupaten Lamandau. Setelah adanya imbauan tegas dari Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di daerah tersebut terpantau mulai menaikkan harga beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

Saat ini, rata-rata PKS menerima TBS dengan harga di atas Rp3.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut disambut positif oleh masyarakat, khususnya para petani mandiri yang menggantungkan penghasilan utama dari sektor perkebunan sawit.

Salah seorang petani sawit di Lamandau, Faisal, mengaku bersyukur karena harga TBS mulai menunjukkan tren peningkatan setelah sempat mengalami penurunan.

Baca Juga: Stadion 29 November Sampit akan Dikelola Swasta. Kotim Bidik PAD dan Prestasi Sepak Bola

“Alhamdulillah sudah mulai naik. Semoga ke depan tidak ada lagi penurunan harga,” ujarnya.

Menurutnya, fluktuasi harga TBS sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi keluarga. Pasalnya, kebun sawit seluas sekitar empat hektare yang dimilikinya selama ini menjadi sumber utama penghidupan keluarga.

Dengan membaiknya harga TBS, para petani berharap pendapatan mereka kembali meningkat sehingga mampu menunjang kebutuhan rumah tangga dan aktivitas usaha perkebunan.

Baca Juga: Kotim Kaji Perampingan SOPD Demi Efisiensi Anggaran

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap kebijakan harga TBS agar seluruh PKS tetap mematuhi ketentuan yang berlaku dan memberikan harga yang adil bagi petani.

Kenaikan harga tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Lamandau. (mex/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#lamandau #tandan buah segar #pabrik kelapa sawit #harga naik #kelapa sawit