KAPUAS, radarsampit.jawapos.com – Dua pemuda dilaporkan hilang saat berburu di kawasan hutan Desa Bagugus, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Hingga Kamis (4/6), keduanya masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dibuka.
Korban diketahui bernama Aditya Pranata (20) dan Arya Sama (20). Keduanya diduga tersesat setelah masuk ke kawasan hutan pada Rabu (3/6) sekitar pukul 18.00 WIB untuk berburu.
Pihak keluarga melaporkan bahwa kedua pemuda tersebut tidak kunjung kembali hingga larut malam. Kekhawatiran keluarga mendorong warga dan kerabat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Menerima laporan dari keluarga korban, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya langsung melakukan koordinasi pada Kamis pagi sekitar pukul 08.15 WIB.
Tak lama berselang, satu tim Rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk mempercepat proses pencarian.
“1 Tim Rescue dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap dua pemuda yang hilang. Semoga korban cepat ditemukan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR bersama unsur potensi SAR menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. Selain pencarian darat, pemantauan udara juga dilakukan menggunakan drone guna memperluas area pencarian.
Meski demikian, proses pencarian menghadapi kendala. Lokasi hutan yang menjadi area pencarian merupakan wilayah blank spot atau tidak memiliki jaringan komunikasi, sehingga menyulitkan koordinasi antarpetugas di lapangan.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Mantangai, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, Aditya Pranata dan Arya Sama masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian di sekitar kawasan hutan Desa Bagugus.(daq)
Editor : Slamet Harmoko