Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Kronologi Mencekam saat Pemuda Bacok Seorang Ibu dan Anaknya di Palangka Raya

Slamet Harmoko • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:30 WIB
RB Pelaku pembacokan sadis di Palangka Raya saat diamankan warga (warga/radar sampit)
RB Pelaku pembacokan sadis di Palangka Raya saat diamankan warga (warga/radar sampit)

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Aksi brutal menggemparkan warga Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026) pagi.

Seorang pria berinisial RB (23) diduga membacok seorang ibu rumah tangga dan anaknya menggunakan senjata tajam jenis mandau saat kedua korban masih berada di dalam rumah. Akibat serangan itu, kedua korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui berinisial HY (45) dan putranya AW (18), warga Jalan G Obos VI. Sementara pelaku RB merupakan tetangga korban yang tinggal sekitar 100 meter dari rumah mereka.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum kejadian pelaku sempat terlihat keluar rumah dan berjalan menuju sebuah warung yang berada di seberang jalan. Saat itu, RB disebut menunjukkan perilaku tidak biasa dengan berbicara sendiri dan melantur.

“Pagi tadi dia terlihat bicara sendiri dan tidak nyambung. Sebelumnya tidak pernah seperti itu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya seperti dikutip dari kaltengpos (grup jawapos)

Tak lama kemudian, pelaku berjalan menuju area belakang permukiman. Beberapa saat berselang, warga kembali melihat RB melintas sambil membawa senjata tajam jenis mandau atau parang panjang.

Tanpa menimbulkan kecurigaan berlebihan, pelaku kemudian menuju rumah korban. Saat itu penghuni rumah masih berada di dalam dan belum beraktivitas.

Sesampainya di rumah korban, RB diduga langsung masuk dan melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan senjata tajam yang dibawanya.

HY menjadi korban pertama. Ia mengalami sejumlah luka di bagian kaki dan tubuh akibat sabetan senjata tajam. Melihat ibunya diserang, AW berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya itu justru membuat dirinya menjadi sasaran berikutnya.

Pemuda berusia 18 tahun tersebut mengalami luka berat akibat bacokan, termasuk di bagian kepala.

Meski dalam kondisi terluka, kedua korban berusaha menyelamatkan diri. Mereka berlari keluar rumah menuju kediaman Ketua RT setempat untuk meminta pertolongan warga.

Warga yang berdatangan ke lokasi mendapati kondisi rumah korban berlumuran darah. Bahkan, bagian dari senjata yang diduga digunakan pelaku disebut tertinggal di lantai rumah.

“Rumah korban penuh bercak darah. Ada juga bagian senjata yang ditemukan di dalam rumah,” ungkap sumber di lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi oleh keluarga dan warga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, setelah melakukan penyerangan, pelaku melarikan diri dari lokasi. Informasi kejadian dengan cepat menyebar sehingga warga bersama aparat kepolisian langsung melakukan pencarian.

Pelarian RB tidak berlangsung lama. Polisi bersama warga berhasil menemukan pelaku di kawasan depan Hotel Luwansa, Jalan G Obos.

Saat diamankan, RB disebut masih mengenakan pakaian yang sama dan membawa sejumlah barang. Tanpa perlawanan berarti, pelaku akhirnya berhasil diringkus dan dibawa ke Mapolsek Pahandut untuk menjalani pemeriksaan.

Hingga Minggu siang, polisi masih mendalami motif penyerangan tersebut. Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga mengumpulkan barang bukti dan menelusuri kondisi kejiwaan pelaku sebelum kejadian berlangsung.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#pembacokan palangka raya #pemuda bacok ibu dan anak #pembacokan