Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Menulis Surat untuk Bupati Kotim Lahirkan Pelajar Kritis dan Peduli Kondisi Sosial

Rado. • Senin, 25 Mei 2026 | 20:45 WIB
Bupati Kotim Halikinnor beberapa kepada OPD, serta para tamu undangan dan Direktur Radar Sampit, serta para guru, saat foto bersama pemenang dan para nominasi juara Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim,Senin (25/5) di kantor Radar Sampit. (rado/radarsampit)
Bupati Kotim Halikinnor beberapa kepada OPD, serta para tamu undangan dan Direktur Radar Sampit, serta para guru, saat foto bersama pemenang dan para nominasi juara Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim,Senin (25/5) di kantor Radar Sampit. (rado/radarsampit)

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Lomba menulis Surat untuk Bupati Kotim yang digelar dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2026, dan HUT ke 20 Radar Sampit sukses digelar. Lomba ini melahirkan para juara, dengan ide-ide serta pandangannya terhadap kondisi daerah.

Direktur Radar Sampit saat mengawali kegiatan pengumuman pemenang, Senin (25/5) menyatakan bahwa momentum Hardiknas ini menjadi ruang bagi pelajar menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

“Sejumlah persoalan yang diangkat, mulai dari akses pendidikan hingga isu sosial di lingkungan sekolah, mendapat respons dan tindak lanjut langsung dari kepala daerah,” ujarnya.

Dirinya pun mengungkapkan antusiasme peserta lomba menulis Surat untuk Bupati Kotim tahun ini meningkat signifikan. Jumlah peserta tercatat mencapai 1.400 orang, naik dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya, yang mencapai 250an peserta.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya untuk memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar melatih kemampuan menyampaikan aspirasi melalui tulisan secara baik, terarah, dan tetap menjunjung standar etika.

“Melalui lomba ini, pelajar didorong berani menyampaikan gagasan dan keresahan mereka lewat tulisan yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga: Rangkuman dari Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim, Mayoritas Aspirasi Generasi Z untuk Kemajuan di Masa Depan

Ia menambahkan, lomba yang rutin digelar setiap tahun itu menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

Menurut Siti, kemampuan literasi menjadi benteng penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar maupun konten negatif yang beredar luas di ruang digital.

“Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan menyaring informasi. Ini menjadi bekal penting agar generasi muda lebih kritis, cerdas, dan tidak mudah terseret arus informasi yang bebas beredar,” imbuhnya.

Sementara itu, lomba menulis surat ini adalah yang ketiga kalinya digelar Radar Sampit, dan para juara serta mereka yang masuk nominasi mendapat hadiah tambahan uang dari Bupati Kotim Halikinnor.

Saat sambutan bupati juga memberikan apresiasinya atas kegiatan bermanfaat ini. Dirinya pun berpesan kepada para pelajar, agar terus meningkatkan dan mengasah skill menulis, karena akan sangat berguna dan diperlukan di masa depan.

“Kemampuan menulis ini penting dimiliki pelajar. Karena nanti di masa depan, mau apapun profesinya bahkan jadi pegawai negeri pun harus bisa menulis, terutama membuat konsep surat-surat penting,” pesan Halikinnor.

Dirinya juga berterima kasih atas pandangan-pandangan dan masukan dari para generasi Z tersebut, yang tertuang dalam surat, dan akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah.

Perwakilan tim juri, Heru Prayitno, menyatakan bahwa dari lomba ini tergambar tingkat literasi dan minat menulis pelajar di Kotim yang masih tinggi. Termasuk daya kritis mereka dalam memperhatikan kondisi dareahnya.

“Melalui surat-surat yang kami baca, kami melihat generasi muda di Kotim memiliki kepedulian yang tinggi bagi daerahnya, demi masa depan yang lebih baik. Kami terkesan dengan keberanian pelajar menyampaikan pandangan secara, jujur, kritis namun dengan bahasa yang sopan. Ini menujukan mereka tidak hanya peduli pada diri sendiri, namun juga peduli dengan lingkungan sosial di sekitarnya,” ujar koordinator liputan berita Radar Sampit ini.

Heru menambahkan, surat yang masuk dalam kategori baik, sehingga tahapan seleksi berjalan ketat dan waktunya sempat diperpanjang untuk memilih yang terbaik dari yang baik-baik.

“Kami menilai berdasarkan, struktur surat, kekuatan gagasan atau ide, serta yang ketiga adalah dari tata bahasa,” tandasnya sembari mengumumkan para pemenang lomba.

Acara pengumuman pemenang lomba juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kotim Juliansyah, perwakilan dari Polres Kotim dan Kodim 1015 Sampit.

Selain itu juga dihadiri beberapa pengajar, diantaranya Kepala Sekolah SMAN 1 Sampit Muhammad Darma Setiawan, Kepala Sekolah SMAN 2 Sampit Kodarahim, dari SMKN 4 Sampit, dari MTSN 1 Sampit, SMAN 4 Sampit, SMPN 1 Sampit, dan sejumlah sekolah yang anak didiknya masuk nominasi juara. (ang/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#peduli #pelajar #Direktur Radar Sampit Siti Fauziah #Bupati Kotim Halikinnor #lomba menulis surat