Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pinjam Mobile Pump BWS, BPBD Kejar Target Rampungkan Penyedotan Genangan Banjir di Sampit

Usay Nor Rahmad • Kamis, 21 Mei 2026 | 13:55 WIB
Petugas BPBD Kotim mengoperasikan mobile pump Jalan Jenderal Sudirman, Sampit, untuk menyedot genangan air akibat drainase tersumbat.
Petugas BPBD Kotim mengoperasikan mobile pump Jalan Jenderal Sudirman, Sampit, untuk menyedot genangan air akibat drainase tersumbat.

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat menangani banjir yang masih menggenangi sejumlah kawasan di Kota Sampit.

Salah satu langkah yang dilakukan dengan mengerahkan mobile pump milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangka Raya untuk menyedot air dari drainase yang mengalami kebuntuan.

Pengoperasian mobil pump dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (21/5/2026). Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim tampak melakukan penyedotan air dari drainase di depan Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kotim yang tersumbat.

Air hasil sedotan kemudian dialirkan menuju drainase di seberangnya menggunakan selang berukuran besar yang dipasang melintang di badan jalan. Selama pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup guna menghindari kemacetan panjang.

Wakil Bupati Kotim, mengatakan, penggunaan mobil pump merupakan upaya penanganan jangka pendek untuk mempercepat pengurangan genangan banjir di kawasan perkotaan.

“Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, untuk saat ini penanganan banjir masih dilakukan jangka pendek dulu. Salah satunya dengan meminjam mobil pump dari BWS Kalimantan II di Palangka Raya,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Menurutnya, mobil pump tersebut memiliki kemampuan menyedot air hingga sekitar 250 liter per detik, sehingga dinilai cukup efektif membantu mempercepat aliran air yang tertahan akibat drainase tersumbat.

“Kecepatan sedot alat ini sekitar 250 liter per detik. Hari ini dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman kawasan perkantoran, selanjutnya juga akan dilakukan di sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang,” katanya.

Ia berharap penggunaan alat tersebut dapat membantu memperlancar aliran air menuju Sungai Mentaya sehingga genangan di kawasan kota lebih cepat surut.

“Saya juga meminta dukungan masyarakat, jika nantinya mobil ini masuk ke kawasan permukiman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim, menjelaskan, mobil pump tersebut dipinjam selama tiga hari untuk mendukung penanganan darurat banjir di Kota Sampit.

“Selama ada ruang untuk membuang air yang disedot, alat ini bisa maksimal untuk penanganan jangka pendek,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, proses penyedotan air dari drainase yang buntu di Jalan Jenderal Sudirman memakan waktu sekitar dua jam.

BPBD Kotim juga akan memetakan kawasan lain yang memungkinkan dilakukan penyedotan menggunakan mobil pump, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasang surut Sungai Mentaya.

Selain pengerahan mobil pump, Pemkab Kotim juga terus melakukan normalisasi drainase di sejumlah titik di Kota Sampit. Hingga saat ini alat berat masih dioperasikan untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan drainase yang diduga menjadi salah satu penyebab banjir sulit surut. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Mobile pump #sampit #banjir sampit #drainase