Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tak Hanya Banjir, Ancaman Kebakaran Mengintai Warga Sampit Saat Hujan Deras

Usay Nor Rahmad • Senin, 18 Mei 2026 | 13:24 WIB
Kondisi banjir di salah satu desa di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin(18/5/2026). (Warga/Radar Sampit)
Kondisi banjir di salah satu desa di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin(18/5/2026). (Warga/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Sampit dan sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam beberapa hari terakhir tidak hanya memicu banjir di jalan maupun permukiman warga.

Di balik kondisi tersebut, ancaman kebakaran akibat korsleting listrik juga mengintai masyarakat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik saat rumah mulai tergenang air.

Kepala Bidang Pencegahan Disdamkarmat Kotim Hery Wahyudi mengatakan, masyarakat diminta segera mematikan atau menjauhkan stop kontak dan peralatan elektronik dari genangan air guna menghindari risiko korsleting listrik.

“ Saat terjadi banjir warga kami imbau mematikan atau menjauhkan stop kontak dari genangan air,” kata Hery, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, hujan deras yang terus terjadi juga berpotensi memicu kebocoran pada atap rumah maupun bangunan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan air mengenai kabel atau instalasi listrik di dalam rumah dan memicu percikan api hingga kebakaran.

Ia menyebut, kasus kebakaran bangunan akibat korsleting listrik saat hujan deras bukan kali pertama terjadi di Sampit. Peristiwa serupa bahkan sudah beberapa kali terjadi sebelumnya.

“Kasus kebakaran bangunan saat hujan akibat korsleting listrik pernah beberapa kali terjadi di Sampit,” ujarnya.

Karena itu, warga diminta segera mencabut atau mengamankan peralatan elektronik ketika air mulai masuk ke dalam rumah. Selain itu, kabel listrik maupun stop kontak diupayakan tidak berada dekat genangan air.

“Intinya air jangan sampai menyentuh stop kontak listrik. Jauhkan stop kontak atau peralatan elektronik saat terjadi genangan air, itu yang perlu diwaspadai,” tegasnya.

Tak hanya di dalam rumah, masyarakat juga diminta tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang tergenang banjir. Kabel listrik di luar ruangan juga berpotensi mengalami kebocoran yang membahayakan keselamatan warga.

“Di jalan pun harus waspada, karena kabel listrik juga bisa mengalami kebocoran,” tambahnya.

Disdamkarmat Kotim berharap masyarakat tidak menganggap sepele risiko kelistrikan saat banjir. Selain dapat memicu kebakaran, korsleting listrik juga dapat mengancam keselamatan jiwa manusia. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#banjir kotim #banjir #utara kotim