Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pencarian Kakek Hilang di Bukit Santuai Belum Membuahkan Hasil

Usay Nor Rahmad • Jumat, 15 Mei 2026 | 10:46 WIB
Petugas SAR dan warga melakukan pencarian terhadap Anudin, warga Dusun Danau Purun, Desa Tumbang Payang, Kecamatan Bukit Santuai, yang hilang. Pencariam menyasar hutan siang dan malam. (Warga/Radar Sampit) 
Petugas SAR dan warga melakukan pencarian terhadap Anudin, warga Dusun Danau Purun, Desa Tumbang Payang, Kecamatan Bukit Santuai, yang hilang. Pencariam menyasar hutan siang dan malam. (Warga/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang lansia bernama Anudin alias Aket (65), warga Dusun Danau Purun, Desa Tumbang Payang, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (9/5/2026) pada pukul 14.00.

Memasuki hari keempat operasi pencarian, keberadaan korban masih belum diketahui. Tim SAR Pos Sampit bersama warga setempat terus menyisir area sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

Koordinator Lapangan Pos SAR Sampit, Ridwan, mengatakan hingga Kamis (14/5/2026) pencarian belum membuahkan hasil.

“Pencarian belum ada hasil. Hari ini hari keempat pencarian kami. Nanti setelah hari ketujuh kami akan musyawarahkan dengan pihak keluarga terkait kelanjutan pencarian,” katanya.

Ridwan menjelaskan, keputusan apakah operasi SAR akan dihentikan atau diperpanjang nantinya bergantung pada hasil evaluasi bersama keluarga korban dan arahan dari pimpinan.

“Setelah tujuh hari nanti menunggu hasil keputusan pimpinan apakah pencarian dihentikan atau dilanjutkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Anudin alias Aket yang juga dikenal warga dengan sebutan Bapak Yusuf dilaporkan hilang pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB (sebelumnya disebutkan pukul 02.00 dini hari) di kawasan Dusun Danau Purun. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar wilayah hutan dan area perkebunan.

Sementara itu, Camat Bukit Santuai Agus Saptono, mengungkapkan sebelum hilang kondisi kesehatan korban memang sudah menurun dan sering sakit.

“Beliau tinggal di basecamp PT Sarpatim ikut anaknya yang bekerja di sana. Dulu saat muda memang bekerja di PT Sarpatim dan sekarang sudah pensiun. Memang kondisinya sebelum hilang tidak terlalu sehat dan sakit-sakitan,” pungkas Agus. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sampit #kakek hilang #bukit santuai #bpbd kotim