Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Leher Ditebas, Kedua Lengan Korban Nyaris Putus, Pelakunya Pulang dengan Santai

Dodi Abdul Qadir • Jumat, 15 Mei 2026 | 07:54 WIB
Seorang perempuan bernama Memiy alias Ety (38) ditemukan tewas di tempat pijat di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar, Palangka Raya
Seorang perempuan bernama Memiy alias Ety (38) ditemukan tewas di tempat pijat di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar, Palangka Raya

 

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Seorang perempuan bernama Memiy alias Ety (38) ditemukan tewas bersimbah darah setelah menjadi korban penganiayaan berat di sebuah warung yang juga digunakan sebagai tempat pijat di Jalan Mahir Mahar, Lingkar Luar, Kota Palangka Raya, Kamis (14/5).

Peristiwa terjadi saat korban sedang berada seorang diri di dalam warung miliknya. Pelaku diketahui bernama Nando, yang disebut warga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kambuhan. Pelaku diduga masuk ke dalam lokasi kejadian dan langsung menyerang korban menggunakan parang tanpa peringatan.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah di kedua lengan yang hampir putus, luka bacok di leher, serta luka serius di bagian kepala. Korban sempat berusaha melawan dan meminta pertolongan tetangga. Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan mobil patroli Brimob Polda Kalimantan Tengah, namun nyawanya tidak tertolong.

Sebelumnya, warga sekitar mengaku sudah beberapa hari melihat pelaku membawa parang serta membuat kegaduhan, termasuk pada malam hari di sekitar permukiman Jalan Mahir Mahar. Usai melakukan aksinya, pelaku dengan santai kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia kemudian diamankan oleh kepolisian dengan bantuan keluarga pelaku. Barang bukti berupa parang turut disita.

Kapolsek Sebangau Iptu Ahmad Taufiq membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan saat ini ditangani oleh Polsek Pahandut. Sementara itu, Kapolsek Pahandut Kompol Iyudi Hertanto mengatakan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti masih dilakukan untuk mendalami motif kejadian,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif pasti di balik aksi penganiayaan tersebut, meski dugaan sementara menyebutkan pelaku bertindak spontan saat melihat kesempatan. (daq/yit)  

Editor : Heru Prayitno
#PALANGKA RAYA #pembunuhan #ODGJ