Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ketangkap Basah! 8 Kendaraan Pelangsir BBM di Kotim 'Hanya' Kena Tilang

Fahry Ilhami Samosir • Sabtu, 9 Mei 2026 | 12:21 WIB
PELANGSIR BBM: Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat melihat mobil pelangsir BBM, Jumat (8/5/2026)
PELANGSIR BBM: Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat melihat mobil pelangsir BBM, Jumat (8/5/2026)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Menanggapi kabar sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), jajaran Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Sampit, Jumat (8/5).

Kegiatan tersebut, dipimpin Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, bersama para pejabat utama Polres Kotim.

Dalam patroli itu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diduga telah dimodifikasi untuk melakukan pengisian BBM secara ilegal.

Hasilnya, delapan unit kendaraan roda empat terpaksa harus diamankan petugas karena terbukti melakukan kecurangan saat melakukan pengisian BBM.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, langkah yang dilakukan pihaknya ini merupakan upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi khususnya yang terjadi di seputaran Kota Sampit.

"Saat ini kami melakukan kegiatan pendekatan pencegahan dalam rangka upaya menanggulangi adanya isu penyalahgunaan BBM. Berkaitan dengan hal tersebut, kami Polres Kotim melakukan kegiatan patroli dengan pendekatan preventif," kata Resky.

Ia menjelaskan, patroli tersebut difokuskan pada pemeriksaan kendaraan roda dua maupun roda empat yang tidak sesuai spesifikasi standar, terutama yang menggunakan tangki modifikasi.

"Jadi kami mencegah sebelum terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi yang masuk ke SPBU-SPBU yang ada di Kota Sampit. Yang kami kedepankan adalah kegiatan pencegahan yaitu melakukan pengecekan terhadap roda empat maupun roda dua yang tidak masuk spesifikasi atau memodifikasi kendaraan," ujarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, Polisi mengamankan delapan kendaraan roda empat yang diduga digunakan untuk aktivitas pengisian BBM secara tidak wajar.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, sejauh ini kami ada mengamankan delapan kendaraan roda empat. Kami melihat adanya modifikasi terhadap kendaraan tersebut baik itu dari saluran tangki, kemudian ada tangki tambahan ataupun ada kran yang digunakan untuk melakukan kegiatan pengisian BBM," bebernya.

Kapolres menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai langkah awal pencegahan.

Namun apabila masih ditemukan pelanggaran, pihaknya tidak segan meningkatkan penanganan ke proses hukum.

"Saat ini saya sampaikan kepada seluruh anggota kita melakukan kegiatan ini untuk preventif di awal. Dan nanti apabila dalam cara pencegahan ini masyarakat masih belum teredukasi maka kita akan tingkatkan ke kegiatan represif yakni penegakan hukum," tegasnya.

Sementara terhadap kendaraan yang diamankan, Polisi memberikan tindakan berupa tilang dan meminta pemilik kendaraan mengembalikan kondisi kendaraan ke standar pabrikan.

"Kami lakukan penilangan. Dan kami sampaikan kepada yang bersangkutan untuk kembali melakukan perbaikan ke posisi standar dan tentunya kami sampaikan agar tidak mengulangi perbuatan serupa lagi," pungkasnya.

Kabar serupa juga disebut terjadi di SPBU Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim. 

Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan aktivitas pengisian BBM secara ilegal oleh para pelangsir yang dinilai menyebabkan antrean panjang dan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Kota Besi Ipda Nur Ikhsan membantah adanya praktik penyalahgunaan BBM di SPBU tersebut.

Menurutnya, selama ini pihak SPBU masih melayani pembelian BBM sesuai antrean dan kuota yang telah dijatahkan.

"Sejauh ini pelayanan di SPBU masih berjalan sesuai antrean yang ada dan pembeli juga mengikuti jatah yang sudah ditentukan. Kami juga terus melaksanakan pemantauan untuk memastikan situasi di Kecamatan Kota Besi tetap kondusif," kata Nur Ikhsan. (sir)

Editor : Slamet Harmoko
#Pengetap BBM #polres kotim #pelangsir BBM #sampit #kalteng