SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Jadwal kedatangan pesawat Super Air Jet di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang semula direncanakan pada 7 Mei 2026 mengalami perubahan.
Penundaan tersebut disebabkan faktor cuaca di wilayah Kalimantan yang belum stabil hingga mempengaruhi operasional penerbangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, memastikan kehadiran maskapai tersebut tetap ditargetkan berlangsung pada Mei 2026.
“Karena faktor cuaca di wilayah Kalimantan, ada perubahan jadwal. Insyaallah tetap dalam bulan Mei ini Super Air Jet mendarat di Bandara Haji Asan Sampit,” ujarnya, Kamis (7/5).
Menurutnya, perubahan jadwal dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.
Kehadiran Super Air Jet sebelumnya mendapat perhatian masyarakat karena diharapkan dapat meningkatkan konektivitas penerbangan serta layanan transportasi udara di Kotim.
Raihansyah menjelaskan, dari sisi teknis seluruh persiapan operasional sebenarnya telah rampung. Mulai dari ground handling, pengaturan slot penerbangan, hingga koordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng telah diselesaikan.
Selain itu, sejumlah kendala di sekitar landasan pacu juga telah ditangani, termasuk pemangkasan pohon yang sebelumnya menjadi perhatian pihak pilot.
“Beberapa pohon yang menjadi perhatian pilot sudah kami tebang, baik di sisi barat maupun timur landasan. Memang masih ada milik masyarakat yang sedang berproses, tapi nanti akan kita selesaikan,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan landasan pacu Bandara H Asan Sampit juga telah melalui serangkaian pengujian teknis, termasuk pengukuran kekuatan landasan atau Pavement Classification Number (PCN), simulasi putar balik pesawat, hingga area parkir pesawat.
“Landasan sudah diuji, mulai dari ketebalan, putar balik hingga parkir pesawat, semuanya sudah disimulasikan dan dinyatakan mencukupi. Sertifikat bandara juga sudah keluar setelah dicek tim Lion Group,” ungkapnya.
Dengan kesiapan tersebut, pemerintah daerah berharap operasional Super Air Jet di Sampit dapat segera berjalan dan memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi daerah. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko