Ledakan Terdengar Sebelum Api Membesar, Dua Rumah di Setia Griya Mini Mulia Terbakar
Usay Nor Rahmad• Kamis, 7 Mei 2026 | 10:20 WIB
Suasana di lokasi kebakaran di Perumahan Setia Griya Mini Mulia, Jalan Kapten Mulyono Sampit, Rabu malam (6/5/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda kawasan Perumahan Setia Griya Mini Mulia (sebelumnya disebutkan Setia Griya Minimalis), Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu malam (6/5/2026).
Dua rumah permanen terbakar dalam insiden yang sempat membuat warga panik setelah terdengar suara ledakan sebelum api membesar.
Informasi kebakaran diterima petugas Disdamkarmat Kotim sekitar pukul 19.59 WIB melalui layanan emergency call.
Hanya berselang tiga menit, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 20.12 WIB.
Api diketahui membakar dua bangunan utama permanen masing-masing berukuran sekitar 6x10 meter milik Ibu Heny dan Bapak Tio di RT 42 RW 04 Kelurahan Ketapang.
“Menurut informasi warga sekitar, sebelum api terlihat membesar sempat terdengar suara ledakan,” Kepala Peleton Piket Disdamkarmat Kotim Akhmad Ilham Wahyudi, Kamis (7/5/2026).
Petugas yang tiba di lokasi terlebih dahulu melakukan penilaian situasi awal atau size up dan menetapkan status kebakaran merah, menandakan api cukup membahayakan dan berpotensi meluas.
Sebanyak lima unit armada dikerahkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari dua mobil tangki pemadam, dua unit mobil pemadam, dan satu mobil rescue Hilux merah.
Puluhan personel gabungan diterjunkan dari Peleton I, dibantu personel peleton lain serta Pos Sektor Eka Bahurui.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens di tengah kondisi malam hari. Api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 20.46 WIB dan dinyatakan benar-benar selesai sekitar pukul 21.10 WIB. Seluruh personel kembali ke markas komando hampir satu jam kemudian.
Selain petugas damkar, penanganan kebakaran turut melibatkan BPBD, Satpol PP, PMI, relawan Ketapi 3, relawan Masjid Jami Assalam, relawan Baamang Tengah, hingga kelompok Masyarakat Peduli Api dari Ketapang dan Teluk Dalam.
Disdamkarmat Kotim menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lanjutan.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, dua rumah mengalami kerusakan akibat amukan api.(oes)