Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Begini Kronologis Cekcok Antrean BBM di SPBU Samuda yang Berujung Bogem Mentah

Farid Mahliyannor • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:00 WIB
ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Suasana antre BBM di SPBU Samuda, Jalan HM Arsyad Km 39, Desa Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, mendadak ricuh, Rabu (6/5/2026) pagi.

Seorang sopir angkutan sawit diduga naik pitam lalu menghantam kepala pria lain hingga korban tumbang dan dilarikan ke rumah sakit.

Korban diketahui bernama Muammar (41), warga Ketapang, Sampit. Ia diduga menjadi sasaran bogem mentah terlapor bernama Pingky (25), sopir angkutan sawit yang kini masih diburu polisi.

Baca Juga: Gerebek Kontrakan Di Jalan Sudirman, Polisi Temukan 7,76 Gram Sabu

Informasi yang dihimpun, keributan pecah saat mobil pikap sawit antre mengisi BBM di halaman SPBU. Dalam situasi tegang itu, korban disebut sempat terlibat cekcok dengan terlapor.

Entah karena emosi memuncak, terlapor diduga langsung melayangkan pukulan keras ke bagian belakang kepala korban sebelah kanan.

Padahal, bagian kepala tersebut diketahui pernah menjalani operasi akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu. Akibat bogem itu, korban langsung mengeluh pusing hebat dan mual hingga harus mendapatkan penanganan medis di RSU Pratama Samuda.

Baca Juga: Diduga Rebutan Jatah Solar, Keributan Pecah di SPBU Samuda

Pelapor, Saprudin, mengaku mendapat kabar anak buahnya berkelahi saat berada di rumah. Begitu tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi kesakitan.

“Korban dipukul satu kali di kepala belakang tanpa melakukan perlawanan,” ungkap warga.

Tak terima anak buahnya jadi korban penganiayaan, pelapor langsung membawa persoalan itu ke kantor polisi.

Baca Juga: Jasa Raharja Pastikan Korban Tabrakan Bus ALS dan Truk Tangki Dapat Santunan dan Perawatan

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan polisi untuk mengungkap pasti kronologi kejadian di SPBU yang ramai kendaraan antre isi BBM.

Kini, aparat masih memburu keberadaan terlapor yang kabur usai kejadian. (*)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#antre bbm #samuda #penganiayaan #spbu #ricuh