Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sempat Tertunda Karena Jalani Perawatan, Jemaah Haji Asal Kotim Akhirnya Terbang ke Madinah

M. Akbar • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:05 WIB
Dua jemaah calon haji asal Kabupaten Kotim, Muhammad Sahnul Basri (60) dan Siti Jamilah Rizkiman (56), akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah sempat tertunda karena sakit.
Dua jemaah calon haji asal Kabupaten Kotim, Muhammad Sahnul Basri (60) dan Siti Jamilah Rizkiman (56), akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah sempat tertunda karena sakit.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pasangan suami istri asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Sahnul Basri (60) dan Siti Jamilah Rizkiman (56), akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci setelah sempat tertunda akibat kondisi kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto, mengatakan Muhammad Sahnul Basri sebelumnya harus menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RSUD Idaman Banjarbaru karena mengalami penurunan kondisi kesehatan sesaat setelah tiba di asrama haji.

“Setelah menjalani rawat inap selama tiga hari, beliau akhirnya dinyatakan sehat dan layak terbang,” ujarnya, Kamis (7/5).

Keduanya kemudian diberangkatkan bersama Kloter 9 Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah pada Rabu (6/5) pukul 09.05 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 8109. Dalam kloter tersebut, terdapat total 356 jemaah dengan estimasi tiba di Madinah sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

Baca Juga: Dua Jemaah Haji Kotim Tunda Keberangkatan, Dirawat di ICU, Istri Setia Mendampingi

Tiariyanto menjelaskan, sebelumnya pasangan asal Kotim itu dijadwalkan berangkat bersama Kloter 6 pada Sabtu (2/5). Namun sekitar 30 menit setelah tiba di asrama haji, kondisi kesehatan Muhammad Sahnul Basri menurun sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit.

“Beliau langsung dirujuk ke RSUD Idaman Banjarbaru untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Setelah menjalani perawatan dan dinyatakan membaik, Sahnul dijemput oleh Balai Karantina Kesehatan Banjarmasin dan ditempatkan kembali di asrama haji bersama istrinya sambil menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.

Menurut Tiariyanto, kedua jemaah asal Kotim tersebut menggantikan jemaah asal Tanah Laut yang mengalami penundaan keberangkatan pada Kloter 9.

Ia menjelaskan, seluruh kloter Embarkasi Banjarmasin sebenarnya sudah terisi penuh. Namun setiap calon jemaah tetap diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang menjelang keberangkatan untuk memastikan kondisi benar-benar layak terbang.

“Kalau hasil pemeriksaan tidak layak terbang, maka kursinya akan diisi oleh jemaah lain yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kotim tahun 2026 sebanyak 171 orang yang terbagi dalam tiga kloter, yakni 165 jemaah di Kloter 6, dua jemaah di Kloter 9, dan empat jemaah lainnya di Kloter 19 yang dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#Tertunda #jemaah haji kotim #madinah #sampit #kotim