PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Sebuah gudang penyimpanan sembako di ruko dua lantai di Jalan Kawitan, RT 23, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat terbakar pada Rabu (6/5) sekitar pukul 03.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal bersebelahan dengan ruko setelah melihat kepulan asap tebal dari lantai dua bangunan. Lokasi ruko yang berada di dekat permukiman dan area usaha membuat warga panik.
Warga sempat kesulitan menjangkau titik api karena berada di lantai dua, sementara pintu ruko dalam kondisi terkunci. Mereka kemudian menghubungi ketua lingkungan, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Dinas Pemadam Kebakaran serta pemilik ruko.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi bersama warga membongkar pintu samping ruko untuk mendapatkan akses masuk. Selain itu, petugas juga menjebol bagian atap melalui bangunan di sebelahnya guna mempercepat proses pemadaman.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan bangunan dalam keadaan kosong saat kejadian dan dipenuhi barang sembako yang mudah terbakar.
“Ruko tidak berpenghuni dan dalam kondisi terkunci. Di dalamnya terdapat banyak bahan yang mudah terbakar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, mengingat titik awal api berasal dari lantai dua. Proses pemadaman sempat terkendala akses masuk yang tertutup rapat.
Dalam penanganan kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat mengerahkan lima unit mobil pemadam, dibantu Balakar Huma Singgah Itah, Mendawai, serta PMI setempat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan ruko mengalami kerusakan berat, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno