Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Kronologi Tenggelamnya Korban Tewas di Danau Bekas Galian C Bagendang Hilir Permai

Fahry Ilhami Samosir • Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:01 WIB
 
TENGGELAM: Teman-teman korban berupaya melakukan pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke Puskesmas Bagendang, Jumat (1/5/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
TENGGELAM: Teman-teman korban berupaya melakukan pertolongan pertama sebelum dievakuasi ke Puskesmas Bagendang, Jumat (1/5/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
 
 
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Peristiwa tragis menimpa seorang remaja bernama Rendy (19), yang dilaporkan tenggelam di area bekas galian C, Jalan HM Arsyad, kilometer 31, Desa Bagendang Hilir Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim, pada Jumat (1/5) sore lalu.
 
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat.
 
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas  Polres Kotim AKP Edi Wiyoko membenarkan tentang kejadian tersebut.
 
Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat korban keluar dari rumah untuk berolahraga sore.
 
"Korban berjalan ke arah PDAM, kemudian masuk ke area bekas galian C hingga bertemu dengan beberapa temannya. Korban sempat meminta ditunjukkan jalan menuju kolam," kata Edi melalui telepon.
 
Setibanya di lokasi kolam, lanjut Edi, korban diketahui sempat mengambil video dan foto. Salah satu saksi bernama Adzra sempat menawarkan korban untuk ikut berenang, namun korban menolak.
 
Saat ditanya kembali apakah bisa berenang, korban hanya membalas dengan senyuman dan tawa.
 
Sementara itu, sejumlah teman korban seperti Satria, Ansor, Riza, Memet, dan Aziz, masih berenang di kolam tersebut.
 
Namun, sekitar satu menit kemudian, Ansori menyadari korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
 
"Teman-teman korban langsung melakukan pencarian dengan memanggil nama korban. Saksi lain, Ozu, mengaku melihat korban bercebur di bagian kiri kolam," bebernya.
 
Upaya pencarian dilakukan dengan menyelam. Salah satu teman korban, Aldo, sempat menyentuh tubuh korban di dalam air. Ia kemudian naik ke permukaan untuk meminta bantuan teman lainnya.
 
"Korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan dan sempat diberikan pertolongan pertama oleh rekan-rekannya," lanjutnya.
 
Karena tidak ada respons, korban kemudian dibawa keluar dari area kolam sejauh kurang lebih 300 meter menuju jalan raya. Mereka menghentikan sebuah mobil pikap untuk membawa korban ke puskesmas.
 
"Sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.15 WIB," pungkas AKP Edi Wiyoko.
 
Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area bekas galian yang berpotensi membahayakan. (sir)
Editor : Slamet Harmoko
#bagendang hilir permai #tenggelam di galian c #remaja tenggelam #Rendy