Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tebasan Parang Nyaris Renggut Nyawa: Polisi Sebut Pelaku Diduga Berhalusinasi

Fahry Ilhami Samosir • Kamis, 30 April 2026 | 20:50 WIB
ILUSTRASI PEMBACOKAN
ILUSTRASI PEMBACOKAN

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kasus penganiayaan berat (Anirat) yang terjadi di Desa Damar Makmur, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai menemukan titik terang. 

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap dugaan motif di balik aksi brutal yang terjadi pada Rabu (29/4) dini hari tersebut.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso menyampaikan, pelaku bernama Agus (35) diduga melakukan penganiayaan terhadap korban Dino (46) dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh minuman beralkohol.

Baca Juga: Dongeng jadi Panggung Adu Bakat, Peserta FLS3N Tampil Memukau di Aula Hapakat Jaya Palangka Raya

“Waktu itu pelaku dalam keadaan tidak sadar. Diduga berhalusinasi, kemudian langsung menyerang korban,” ungkap Sugiharso, Kamis (30/4).

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan aksi tersebut tidak dilatarbelakangi motif tertentu seperti dendam maupun konflik pribadi. Pelaku disebut menyerang korban secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam jenis parang.

Akibat serangan itu, nyaris renggut nyawa, korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga wajah akibat sabetan parang. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.

Baca Juga: Langkah Suci Dimulai, 59 JCH Seruyan Terbang ke Mekkah

“Saat ini korban masih dirawat. Mudah-mudahan segera membaik agar kami bisa menggali keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan. Sejumlah alat bukti telah dikantongi, termasuk keterangan para saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Alat bukti sudah terpenuhi dan banyak saksi yang melihat. Sehingga perkara ini sudah dapat kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” pungkas Sugiharso. (sir/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#damar makmur #pembacokan #penganiayaan berat #tualan hulu #kotim