Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sempat Hilang di Kebun Sawit, Seorang Wanita Muda Ditemukan dalam Keadaan Linglung

Ria Mekar Anggreany • Senin, 27 April 2026 | 21:11 WIB
oo
Marsini (29), saat ditemukan oleh Tim BPBD Kabupaten Lamandau dan warga, di areal perkebunan sawit kawasan Desa Bukit Indah, Kecamatan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, baru-baru ini. (istimewa/BPBD Lamandau)

Seorang ibu rumah tangga bernama Marsini usia sekitar 29 tahun, membuat heboh warga sekitar perkebunan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Desa Bukit Indah, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Wanita bersuami itu, dilaporkan suaminya tiba-tiba menghilang dari rumah, sejak Sabtu (25/4) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB. Pencarian skala besar pun dilakukan oleh sang suami bersama tim gabungan.

-----------------------------------

Berdasarkan keterangan keluarga, sang suami terakhir kali melihat Marsini sedang sibuk memasak di dapur mess karyawan Gapoktan tempat mereka tinggal. Pengakuan suaminya, wanita itu sebelumnya tidak menunjukkan gejala yang aneh, dan melakukan aktivitas seperti biasanya.

Namun, hanya berselang 30 menit, dapur tempat wanita itu memasak sudah dalam keadaan kosong. Marsini menghilang tanpa jejak. Upaya pencarian mandiri dilakukan oleh  sang suami di sekitar lingkungan mess, namun nihil.

Khawatir terjadi sesuatu, sang suami melaporkan kejadian tersebut kepada mandor Gapoktan pada pukul 06.00 WIB. Namun pencarian yang dilakukan oleh suami dan rekannya itu tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya, pihak keluarga pun meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau. Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Hendikel menyatakan, laporan masuk ke pusat kendali BPBD Lamandau pada sore hari pukul 15.18 WIB.

Baca Juga: Tiga Hari Dicari, Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak menuju lokasi di Desa Bukit Indah (E3).

"Kejadiannya Sabtu, dan proses evakuasi dilakukan hingga malam hari. Meskipun belum 1x24 jam, tim kita tetap responsip dan melakukan pencarian secara intensif bersama warga, " ujarnya, Senin (27/4).

Hendikel menjelaskan, pukul 17.00 WIB Tim TRC tiba di lokasi dan melakukan koordinasi serta pendataan kronologis. Pukul 17.30 WIB dilakukan pencarian skala besar dimulai dengan menyisir area perkebunan sawit dalam radius 4 kilometer dari titik awal menghilang.

Beruntung bagi wanita itu, sekitar pukul 19.30 WIB, setelah tim menyisir kegelapan kebun sawit, ia akhirnya ditemukan oleh anggota Gapoktan di jalan areal perkebunan.

"Wanita itu ditemukan dalam kondisi selamat, namun posisinya sudah berada kurang lebih 5 kilometer dari tempat kejadian awal," terang Hendikel.

Penemuan Marsini di lokasi yang cukup jauh dari rumahnya dalam waktu singkat menyisakan tanda tanya bagi warga. Hal itu mengingat medan perkebunan sawit yang cukup luas dan sulit dilalui dengan berjalan kaki saat gelap. Saat pertamakali ditemukan, kondisinya sempat linglung.

 Begitu ditemukan, tim BPBD langsung melakukan evakuasi medis singkat untuk memastikan kondisi kesehatan Marsini, sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga di mess karyawan.

Sempat beredar informasi di kalangan warga, wanita itu mengaku meninggalkan rumah dengan tiba-tiba, lantaran dibawa oleh sosok "perempuan " berpakaian putih dan berambut panjang. Namun hal ini tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya, lantaran yang bersangkutan dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar saat ditemukan.(mex/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#lamandau #wanita muda #perkebunan sawit #gapoktan #menghilang