PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyiapkan hadiah sebesar Rp7,5 juta bagi masyarakat yang berani melaporkan dan membuktikan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM).
'Sayembara' ini diambil sebagai langkah tegas pemerintah daerah dalam memberantas penimbunan BBM yang dinilai menjadi salah satu penyebab kelangkaan di sejumlah wilayah.
“Bagi masyarakat yang bisa melapor dan membuktikan adanya penimbunan BBM, akan kami berikan hadiah Rp7,5 juta,” tegas Agustiar dikutip dari video viral yang diterima redaksi, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, BP-AKR Ikut-ikutan
Ia menilai, praktik penimbunan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab sangat merugikan masyarakat luas karena mengganggu distribusi energi.
“Penimbun ini yang membuat BBM menjadi langka dan sulit didapat oleh masyarakat,” ujarnya.
Agustiar menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir tindakan yang merugikan kepentingan publik tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM di lapangan.
“Masyarakat harus ikut mengawasi, karena ini menyangkut kebutuhan bersama,” katanya.
Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan praktik penimbunan dapat ditekan sehingga distribusi BBM kembali normal. Selain itu, kebijakan ini diharapkan memberi efek jera bagi para pelaku.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menjaga ketersediaan BBM agar tetap aman dan merata bagi seluruh masyarakat. (*)
Editor : Slamet Harmoko