SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Suasana malam di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mendadak geger, Jumat malam (27/3/2026).
Warga dibuat panik setelah seekor ular berukuran cukup besar terlihat bersembunyi di dalam parit, tak jauh dari permukiman.
Kejadian itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Muhammad Yusuf sekitar pukul 19.02 WIB melalui layanan darurat. Informasi yang masuk dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar, membuat warga berkerumun di lokasi dengan rasa penasaran sekaligus khawatir.
"Ular berada di dasar parit, dan membuat warga sekitar resah," ungkapnya, Sabtu (28/3/2026).
Beberapa warga bahkan mengaku sempat melihat langsung pergerakan ular di dalam parit yang dipenuhi semak-semak. Kondisi minim penerangan dan lokasi yang dekat dengan rumah membuat situasi semakin menegangkan. Tak sedikit warga yang memilih menjauh, takut ular tersebut keluar dan membahayakan.
Menanggapi laporan itu, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dari Peleton III langsung bergerak menuju lokasi. Dengan jarak tempuh sekitar 2,2 kilometer, petugas tiba di tempat kejadian pukul 19.25 WIB setelah melakukan persiapan peralatan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung diarahkan ke titik keberadaan ular. Tanpa menunggu lama, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat posisi ular berada di dalam parit sempit dan tertutup semak.
Hasilnya, seekor ular jenis sanca batik (Malayopython reticulatus) diamankan. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti, dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Operasi penyelamatan dinyatakan selesai sekitar pukul 19.36 WIB. Petugas kemudian kembali ke markas komando untuk melanjutkan tugas siaga.
"Kami berharap warga tetap waspada, terutama di lingkungan yang dekat dengan semak atau saluran air yang berpotensi menjadi habitat satwa liar. Bila ada gangguan satwa segera lapor ke kami," pungkas Kepala Peleton Piket Disdamkarmat Kotim Supiansyah. (oes)
Editor : Slamet Harmoko