Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Beruang Madu Muncul di Lingkar Utara Sampit, Satu Anjing Tewas Diduga Diserang

Usay Nor Rahmad • Jumat, 27 Maret 2026 | 14:30 WIB

Pondok warga di sekitar lokasi kemunculan beruang di wilayah Simpang Kandan, Kecamatan Kota Besi. (BKSDA Resort Sampit)
Pondok warga di sekitar lokasi kemunculan beruang di wilayah Simpang Kandan, Kecamatan Kota Besi. (BKSDA Resort Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kemunculan satwa liar kembali mengusik warga di wilayah utara Kota Sampit.

Seekor beruang madu dilaporkan terlihat di kawasan Jalan Lingkar Kota Utara menuju Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Laporan itu pertama kali disampaikan warga bernama Fendi. Ia mengaku mendengar suara ribut dari arah semak-semak pada malam hari.

Suara gonggongan anjing terdengar keras seperti sedang menyerang sesuatu.

“Suaranya ramai sekali, seperti ada perkelahian. Tapi saya tidak berani mendekat,” ujar Fendi.

Rasa penasaran baru terjawab keesokan harinya. Saat mendatangi lokasi, Fendi menemukan pemandangan mengerikan. Seekor anjing hanya tersisa bagian hidungnya.

Ia juga mengaku sempat melihat sosok beruang berukuran besar di sekitar lokasi kejadian. Fendi menduga beruang tersebut sempat dikeroyok beberapa anjing warga.

Namun, situasi berbalik. Diduga karena kalah jumlah, sebagian anjing kabur. Sementara satu ekor anjing tewas, diduga dibunuh oleh beruang tersebut.

“Di lokasi juga ada semak belukar yang roboh, seperti bekas perkelahian,” katanya.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit, pada Senin (16/3/2026) lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BKSDA melakukan observasi lapangan di wilayah Kelurahan Kotabesi Hulu, Kecamatan Kotabesi.

Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah menyampaikan, dari hasil pengecekan, akses menuju lokasi cukup sulit dan harus ditempuh dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 400 meter.

Selain itu, petugas tidak menemukan pohon buah yang sedang berbuah di sekitar lokasi. Hal ini mengindikasikan beruang tidak sedang mencari makan di area tersebut.

“Diduga kuat beruang hanya melintas di sekitar pondok warga, kemudian dikejar beberapa ekor anjing,” ujarnya.

Dalam kejadian itu, beruang diperkirakan menyerang balik dan membunuh satu ekor anjing milik warga.
Petugas juga telah memberikan pengarahan kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak mencoba mendekati satwa liar tersebut.

BKSDA mengingatkan, kemunculan beruang madu di sekitar permukiman bisa terjadi karena satwa tersebut tengah berpindah habitat atau terganggu aktivitas manusia.

Warga diminta segera melapor jika kembali melihat keberadaan satwa liar guna menghindari potensi konflik yang lebih besar. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#beruang madu #tewas #anjing #sampit #kotim