Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Akses Sulit, 5 Hektare Lahan di Bengkuang Makmur Ludes Terbakar

Usay Nor Rahmad • Kamis, 26 Maret 2026 | 08:45 WIB

Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 5 hektare di wilayah Desa Bengkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu (25/3 /2026). (BPBD Kotim)
Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 5 hektare di wilayah Desa Bengkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu (25/3 /2026). (BPBD Kotim)
 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kali ini, api melahap lahan di Desa Bengkuang Makmur dengan perkiraan luas mencapai sekitar 5 hektare, Rabu (25/3 /2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, mengungkapkan lokasi kebakaran berada di kawasan yang cukup terpencil.

Titik api berada di akses Jalan Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sekitar 4 kilometer dari Jalan HM Arsyad.

“Lokasi karhutla di Desa Bengkuang Makmur, aksesnya melalui Jalan Desa Eka Bahurui, kurang lebih 4 kilometer dari Jalan H.M. Arsyad,” ujar Multazam, Rabu (26/3/2026).

Menurutnya, medan menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. Akses yang sulit membuat proses penanganan tidak bisa dilakukan dengan cepat seperti di wilayah perkotaan.

BPBD Kotim langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan operasi pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi kejadian. Sebanyak 8 personel diterjunkan dengan dukungan 1 unit kendaraan rescue.

Selain itu, tim juga membawa berbagai peralatan, seperti 2 unit pompa portable, 20 roll selang tembak, bahan bakar minyak (BBM), nozzle jet, hingga chainsaw yang digunakan untuk membuka akses, termasuk membuat jembatan darurat.

“Operasi pemadaman dan pendinginan dilaksanakan bersama Pondok Kerja Manggala Agni serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Eka Bahurui,” tambahnya.

Hingga malam hari, upaya pemadaman masih terus dilakukan secara intensif. Petugas fokus membatasi penyebaran api agar tidak meluas ke area lain, mengingat kondisi lahan yang kering berpotensi mempercepat penjalaran api.

BPBD Kotim mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu kebakaran. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sampit #kotim #karhutla #kebakaran lahan