PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Kecelakaan lalulintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah hukum Polresta Palangka Raya. Tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 4, di depan Gudang Aice, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (25/6) sekitar pukul 03.30 WIB.
Peristiwa dini hari tersebut melibatkan sepeda motor dengan sebuah truk box yang hingga kini masih dalam pencarian, setelah diduga kabur dari lokasi kejadian. Lakalantas itu terjadi ketika sepeda motor menabrak bagian belakang truk box yang sedang terparkir di bahu jalan. Insiden ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Sholihul Amin, pengendara sepeda motor Honda Supra Fit warna merah putih dengan nomor polisi KH 2557 NA.Sementara itu, penumpangnya, Anggi Setiawan, mengalami luka ringan dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polresta Palangka Raya menangani kasus ini, dipimpin Kasatlantas Kompol Egidio Sumilat.
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi karena kurangnya konsentrasi pengendara motor. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengendara tidak sempat menghindari truk box yang sedang terparkir di bahu jalan.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat menjelaskan, sebelum kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar.
Sesampainya di lokasi kejadian, motor yang melaju tersebut langsung menabrak bagian belakang truk box yang sedang berhenti di bahu jalan. Benturan keras tak terhindarkan.
“Karena kurang konsentrasi dan jarak sudah dekat, sepeda motor menabrak belakang mobil truk box yang terparkir,” ungkapnya.
Setelah tabrakan terjadi, truk box tersebut justru meninggalkan lokasi kejadian. Hingga kini, keberadaan kendaraan dan pengemudinya masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Anggi Setiawan mengalami luka-luka, sementara Muhammad Sholihul Amin sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Egidio Sumilat menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara pasti kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pengemudi truk box yang melarikan diri.
“Kami mengimbau kepada pengemudi truk box agar segera menyerahkan diri danturut bertanggungjawab,” tegasnya.
Pihaknya juga menekankan, peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari. Faktor konsentrasi dan kondisi jalan menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal yang berujung kehilangan nyawa.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama