Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Lampu Banyak Padam, Ikon Jelawat Sampit Gelap di Malam Hari, Warga Khawatir jadi Sarang Kejahatan

Usay Nor Rahmad • Rabu, 25 Maret 2026 | 17:05 WIB

Suasana di kawsan wisata Kompleks Ikon Jelawat yang gelap gulita saat malam hari, Rabu (25/3/2026).
Suasana di kawsan wisata Kompleks Ikon Jelawat yang gelap gulita saat malam hari, Rabu (25/3/2026).

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kondisi penerangan di kawasan Taman Ikon Jelawat, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dikeluhkan warga karena banyak lampu yang padam sehingga membuat area tersebut gelap pada malam hari, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya sekitar lima lampu yang masih menyala di area utama.

Sebagian besar kawasan wisata tersebut terlihat kurang terang dan dinilai tidak mencerminkan suasana tempat rekreasi yang nyaman.

Padahal, pada momen libur Lebaran, kawasan Ikon Jelawat menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk bersantai bersama keluarga setiap malam.

Di area penyewaan permainan anak, penerangan bahkan hanya mengandalkan lampu dari para pedagang setempat.

Salah seorang pedagang, Kadir mengatakan, kondisi lampu padam sudah berlangsung cukup lama dan belum ada perbaikan.

“Memang sudah lama lampunya padam. Entah rusak atau apa penyebabnya saya kurang tahu. Sebelum Ramadan sudah tidak menyala dan tidak ada perbaikan saat menyambut libur Lebaran,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung. Salah satunya, Alwy, yang menilai kondisi taman yang gelap berpotensi menimbulkan kerawanan.

Ia mengkhawatirkan minimnya penerangan dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan negatif.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi Ikon Jelawat yang dinilai kurang terawat. Patung ikan jelawat yang menjadi ikon Kota Sampit tidak lagi berfungsi optimal, di mana bagian mulut yang seharusnya menyemburkan air kini tidak aktif dan ditumbuhi rumput.

Tak hanya itu, minimnya fasilitas tempat sampah juga menjadi perhatian. Jumlah bak sampah yang terbatas dinilai kerap menyebabkan penumpukan sampah di kawasan tersebut.

“Penerangan dan tempat sampah itu jadi PR,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan fasilitas, khususnya penerangan dan kebersihan, agar kenyamanan dan keamanan pengunjung dapat kembali terjaga. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#ikon jelawat kotim #gelap #sampit #kotim #malam hari