KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Suasana libur Idulfitri yang semestinya penuh keceriaan di objek wisata Pantai Seribu Cemara, Kabupaten Seruyan mendadak terusik.
Seorang pemuda yang diduga mabuk miras terlibat keributan hingga mengganggu kenyamanan pengunjung, Minggu (22/3) kemarin.
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan yang memanfaatkan momen libur Lebaran 1447 Hijriah. Keributan sempat menjadi perhatian warga dan wisatawan lain yang tengah menikmati suasana pantai.
Menindak lanjuti laporan masyarakat, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seruyan bersama personel gabungan dari Polres Seruyan langsung bergerak menuju lokasi.
Kepala Satpol PP Seruyan, Junaidi, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya segera melakukan penanganan untuk mencegah situasi semakin memanas.
“Begitu menerima informasi, anggota kami bersama personel Polsek Seruyan Hilir langsung menuju lokasi kejadian,” katanya.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pemuda dalam kondisi dipengaruhi alkohol yang berpotensi memicu gangguan ketertiban umum.
Tanpa perlawanan berarti, yang bersangkutan kemudian diamankan.
“Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pemuda tersebut kami amankan dan langsung diantar pulang ke kediamannya di Jalan Ais Nasution, Desa Sungai Undang,” tambah Junaidi.
Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban luka serius. Namun kejadian ini sempat mengganggu kenyamanan wisatawan yang memadati kawasan pantai.
Ia mengimbau masyarakat khususnya pengunjung objek wisata, agar tetap menjaga ketertiban serta menghindari konsumsi minuman beralkohol selama berada di tempat umum.
“Momentum Lebaran seharusnya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan menikmati liburan dengan aman dan tertib,” tegasnya. (rdw)
Editor : Slamet Harmoko