NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Warga Pangkalan Bun kembali menjadi korban keganasan sungai di Lamandau.
Kali ini korban dilaporkan tenggelam di Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Rega Anggi Anggara (25) , warga Jalan Pasanah, Sidorejo, Pangkalan Bun, Kabupaten Kobar yang bekerja sebagai karyawan sawit di wilayah Merambang.
Berdasarkan laporan sementara, kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya mandi di Sungai Bayat pada sore hari.
Karena permukaan air terlihat surut, Korban kemudian mencoba berenang menyeberangi sungai tersebut.
Namun diduga tidak kuat melawan arus, korban akhirnya tenggelam.
Rekan korban kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Hingga berita ini diturunkan pencarian masih terus dilakukan oleh warga dan belum membuahkan hasil.
Kepala BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel , saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.
Ia mengatakan pihaknya baru menerima informasi dari warga mengenai kejadian tersebut.
“Benar, kami baru mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang diduga tenggelam di Sungai Bayat, Kecamatan Belantikan Raya,” ujar Hendikel.
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta menyiapkan tim untuk membantu proses pencarian korban.
Hendikel menambahkan, hingga saat ini warga setempat masih melakukan pencarian secara manual di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, tim BPBD Lamandau juga bersiap membantu proses pencarian sembari menunggu kedatangan tim Basarnas dari Pangkalan Bun.
“Saat ini warga masih melakukan pencarian di lokasi kejadian. Kami dari BPBD juga melakukan koordinasi dan bersiaga sembari menunggu tim Basarnas dari Pangkalan Bun datang untuk membantu proses pencarian,” katanya.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai yang memiliki arus cukup deras.
"Saat ini kondisi air di sungai-sungai di wilayah Lamandau memang terlihat seperti surut. Namun di beberapa titik ada yang sangat dalam dan ber arus deras, sehingga sangat berbahaya. Diimbau kepada warga untuk berhati-hati saat mandi di sungai, " Imbaunya. (mex/sla)
Editor : Slamet Harmoko