Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tes Urine, Enam Sopir Travel di Sampit Terkonfirmasi Positif Narkoba

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:05 WIB

Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba sopir travel taksi di Posko Jalan Jenderal Sudirman, Kompleks Islamic Center Sampit, Sabtu (14/3 /2026). ( Dinkes Kotim)
Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba sopir travel taksi di Posko Jalan Jenderal Sudirman, Kompleks Islamic Center Sampit, Sabtu (14/3 /2026). ( Dinkes Kotim)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pengawasan arus mudik Lebaran di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menemukan enam sopir travel atau taksi yang terkonfirmasi positif narkoba saat menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine, Sabtu (14/3/2026).

Pemeriksaan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kotawaringin Timur (BNNK Kotim) serta Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur.

Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Nugroho Kuncoro Yudho mengatakan, keenam sopir yang dinyatakan positif merupakan pengemudi travel.

“Yang positif itu sopir travel. Kalau kami sebatas pemeriksaan dan dalam kegiatan ini kami menggandeng BNNK Kotim serta Satres Narkoba Polres. Jadi kalau ada yang positif itu kami serahkan ke mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi sebelumnya, penanganan terhadap sopir yang positif menggunakan narkoba dilakukan oleh instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

“BNNK menangani dari sisi pengguna termasuk rehabilitasinya, lalu dari Polres yang menindaklanjuti pengembangan kasusnya,” tambahnya.

Selain melakukan tes urine, tim kesehatan juga memberikan penyuluhan kepada para sopir mengenai pentingnya menjaga kondisi kesehatan saat berkendara, terutama selama arus mudik Lebaran.

Bagi sopir yang memiliki kadar gula darah tinggi, petugas memberikan edukasi agar mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, memperbanyak waktu istirahat, serta mengonsumsi obat-obatan seperlunya agar tidak mudah lelah saat mengemudi.

“Misalnya yang gula darahnya tinggi biasanya mudah lelah, maka kami sarankan mengurangi makanan tinggi gula dan cukup istirahat,” jelas Nugroho.

Sementara itu, terhadap sopir yang dinyatakan positif narkoba, petugas menahan KTP yang bersangkutan serta memberikan surat tidak layak jalan dan kewajiban wajib lapor.

Pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung selama empat hari selama periode mudik dengan sasaran berbeda di tiap lokasi.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, hingga tes narkoba.

Pada pemeriksaan pertama yang dilaksanakan 13 Maret 2026 di Terminal Patih Rumbih Sampit, sebanyak 28 sopir bus antarkota antarprovinsi diperiksa dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Sementara pada pemeriksaan 14 Maret 2026 di Pos Pengamanan Terpadu kawasan Islamic Center Sampit, sebanyak 26 sopir taksi atau travel menjalani pemeriksaan.

Dari hasil tes narkoba di lokasi tersebut, enam sopir travel dinyatakan positif.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi pengemudi angkutan umum ini rencananya masih akan berlanjut di sejumlah lokasi lainnya hingga 16 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan selama arus mudik Lebaran. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#tes urine #sopir travel #Positif Narkoba