Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Dugaan Penyebab Kebakaran Gudang dan Lahan di Pelita Barat Sampit

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:00 WIB

Petugas Disdamkarmat Kotim saat berupaya melakukan pemadaman api di Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu sore (14/3/2026). (Disdamkarmat Kotim)
Petugas Disdamkarmat Kotim saat berupaya melakukan pemadaman api di Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu sore (14/3/2026). (Disdamkarmat Kotim)


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda sebuah gudang dan lahan di kawasan Jalan Pelita Barat, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu sore (14/3/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Harjono sekitar pukul 17.10 WIB.

Ia menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim melalui aplikasi WhatsApp setelah melihat api mulai membesar di sekitar gudang.

Menindaklanjuti laporan itu, tim pemadam dari Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Petugas berangkat sekitar pukul 17.11 WIB dan tiba di lokasi beberapa menit kemudian.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian situasi sebelum melakukan pemadaman terhadap bangunan gudang yang terbakar.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di pinggir jalan, tepatnya di depan gudang.

Api kemudian merambat ke area lahan di samping bangunan serta tumpukan kayu lapuk yang berada di bagian luar dinding belakang gudang hingga akhirnya memicu kebakaran.

Petugas melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 33 menit hingga api berhasil dilokalisir. Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 17.41 WIB.

Objek yang terbakar berupa gudang berukuran sekitar 5 x 5 meter dengan konstruksi kayu dan dinding seng, serta lahan di sekitarnya dengan luas kurang lebih 20 x 15 meter. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Proses pemadaman juga melibatkan sejumlah unsur bantuan di lapangan, di antaranya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Palang Merah Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur, serta relawan pemadam kebakaran dari Balakar Ketapi 3 dan Balakar Swadaya.

Setelah api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke markas komando untuk melanjutkan kesiapsiagaan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Kotim Bahalap #sampit #kebakaran gudang #kebakaran lahan