Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penumpang Sampit–Surabaya Gagal Berangkat, Diduga Akibat Tiket Palsu Kapal Laut

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB

BARCODE PALSU: Calon penumpang menunjukan tiket dengan barcode palsu, yang membuatnya gagal mudik ke Surabaya, Rabu (11/3).YUNI/RADAR SAMPIT
BARCODE PALSU: Calon penumpang menunjukan tiket dengan barcode palsu, yang membuatnya gagal mudik ke Surabaya, Rabu (11/3).YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Seorang calon penumpang kapal rute Sampit–Surabaya, Zainal, terpaksa gagal berangkat setelah tiket yang dibelinya diduga menggunakan barcode palsu dan tidak dapat dipindai saat proses check-in di pelabuhan.

Zainal mengungkapkan, dirinya membeli tiket sekitar dua minggu lalu dengan harga Rp480 ribu.

Namun saat hendak melakukan check-in di Pelabuhan Sampit pada Rabu (11/3), petugas menyampaikan bahwa barcode pada tiket tersebut tidak bisa masuk ke sistem.

“Pas mau check-in, kata petugas di sini tidak bisa masuk. Katanya barcode-nya palsu. Kami ada tiga orang,” ujar Zainal.

Ia menjelaskan, tiket tersebut dibeli melalui seseorang yang sebelumnya pernah digunakan oleh temannya untuk membeli tiket perjalanan. Karena pernah berhasil, ia pun mengikuti cara yang sama.

“Biasanya teman pernah beli sama orang itu, jadi kami ikut saja lewat dia. Ini baru pertama kqli kejadian seperti ini. Biasanya kalau beli tiket langsung ke kantor, tapi karena jauh jadi lewat orang itu,” katanya yang datang dari Desa Sebabi.

Menurut Zainal, setelah diperiksa petugas, dipastikan mereka tidak dapat bwrangkat karena tiket tersebut tidak valid.

Selain itu, waktu keberangkatan juga sudah tidak memungkinkan untuk melakukan proses ulang.

“Sudah dipastikan tidak bisa berangkat. Kata petugas waktunya sudah habis, jadi tidak bisa lagi diproses,” ungkapnya pekerja perkebunan sawit itu.

Saat ini, Zainal dan rekanya berencana mencari alternatif perjalanan lain agar tetap dapat melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa.

“Rencananya mungkin cari tiket ke Semarang dulu kalau ada, supaya tetap bisa berangkat,” tandasnya.

Sebelumnya ada tujuh orang rombongan lain yang mengalami kejadian serupa.

Namun mereka masih sempat membeli ulang tiket sehingga tetap dapat berangkat menuju Surabaya.

“Rombongan saya ada 7 orang. Alhamdulillah setelah di urus sempat beli tiket lagi, jadi tetap berangkat,” kata Medi.

Ia menyebut dirinya bersama rombongan merasa tertipu oleh seorang oknum yang memanfaatkan momen mudik Lebaran ini.

Meski demikian, ia mengatakan nama pada tiket sebenarnya sudah sesuai, namun barcode yang tertera tidak dapat dipindai saat proses check-in.

“Nama di tiket sebenarnya pas, cuma barcode saja yang salah sehingga tidak bisa discan untuk check-in,” ujarnya. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
#tiket palsu #mudik #penumpang #gagal berangkat #sampit #surabaya