SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Hasil penelusuran Radar Sampit ke lokasi kemunculan buaya di sekitar Pelabuhan H Ali menguatkan keresahan warga. Sejumlah warga menduga, buaya yang kerap muncul di kawasan tersebut bukan hanya satu ekor.
Salah satunya disampaikan Andi, warga yang rumahnya berada tepat di belakang lokasi kemunculan buaya.
Ia mengaku tidak melihat langsung peristiwa tersebut, namun mendapatkan informasi dari penjaga malam di pelabuhan.
“Yang melihat langsung itu penjaga malam, namanya Agus. Katanya buayanya besar, diduga lagi menyantap bangkai ayam,” ujar Andi, Selasa (3/3).
Menurut Andi, momen kemunculan buaya sempat direkam Agus dan dari rekaman serta informasi warga lain, muncul dugaan bahwa jumlah buaya di sekitar pelabuhan lebih dari satu ekor. Warga bahkan menduga bangkai yang dimakan buaya bisa saja berada tepat di bawah kolong pelabuhan.
“Bisa jadi di bawah pelabuhan saja itu. Makanya kami khawatir, karena di sini buruh sering mandi di sungai. Bahkan ada juga warga yang mandi malam,” katanya.
Informasi serupa juga diperoleh dari anak buah kapal (ABK) yang kerap bersandar di Pelabuhan H Ali. Mereka menyebutkan buaya diduga berasal dari arah hilir Sungai Mentaya. Awalnya dikira hanya melintas, namun belakangan diketahui singgah dan berulang kali muncul, terutama menjelang waktu subuh.
“Kemunculannya akhir-akhir ini sering, biasanya momen mau subuh. Dulu buruh angkut dan ABK memang sering mandi, tapi setelah diberitahu ada buaya, aktivitas itu mulai dikurangi,” tambah Andi.
Warga berharap adanya tindakan nyata berupa peringatan dan pengawasan rutin, mengingat kawasan pelabuhan masih menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pekerja kapal setiap hari. (oes)
Editor : Slamet Harmoko