Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Karyawan Gerai Ayam Geprek di Palangka Raya Ditemukan Meninggal di Tempat Kerja

Dodi Abdul Qadir • Senin, 2 Maret 2026 | 20:08 WIB

EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jenazah Ardianus (27) yang ditemukan meninggal di dalam gerai ayam geprek Jalan Rajawali Induk, Palangka Raya, Senin (2/3/2026) pagi.
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jenazah Ardianus (27) yang ditemukan meninggal di dalam gerai ayam geprek Jalan Rajawali Induk, Palangka Raya, Senin (2/3/2026) pagi.

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Warga di kawasan Jalan Rajawali Induk KM 5,5, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) geger, Senin (2/3/2026) pagi.

Suasana tenang bulan Ramadan ini heboh setelah penemuan jenazah seorang pria di dalam gerai ayam geprek lokal.

Pria bernama Ardianus (27), karyawan sekaligus penjaga toko yang sehari-hari bermukim dan beraktivitas di lokasi tersebut. Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu, rekan kerja Ardianus hendak membuka gerai dan memulai operasional seperti biasa. Namun, merasa ada yang janggal karena temannya tak kunjung memberi respons saat dipanggil untuk bersiap membuka usaha.

Sampai berinisiatif memeriksa ke dalam. Pintu kamar dalam diketahui tidak terkunci. Ketika dibuka, Ardianus sudah dalam kondisi terbujur kaku di atas kasur lantai tipis yang biasa digunakan untuk beristirahat. Posisi tubuhnya miring ke kanan dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Dia ditemukan dalam posisi telentang dengan satu tangan menjuntai ke lantai yang beralaskan karpet plastik motif kayu di dalam gerai tersebut.

Ia mengenakan kaos dalam putih dan celana pendek olahraga hitam. Di sekitar jenazah, tampak sejumlah barang pribadi milik Ardianus, di antaranya satu unit earphone kabel warna hitam, kotak kartu gaple, serta beberapa barang pribadi lainnya.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami menerima laporan terkait penemuan seorang pria dalam keadaan meninggal dunia. Personel piket SPKT bersama fungsi terkait langsung mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat identitas saksi dan yang bersangkutan, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” jelasnya.

Bebernya, sementara hasil pemeriksaan awal oleh ahli forensik dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, menyebutkan Ardianus diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.

“Tidak terdapat luka akibat kekerasan. Dugaan sementara, kematian berkaitan dengan penyakit bawaan yang diderita,” ungkap.

Ia menambahkan, meski demikian, pihak kepolisian menegaskan proses penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kematian Ardianus. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk melengkapi rangkaian penyelidikan.

“Hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Namun, aparat tetap mendalami berbagai kemungkinan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan,”tandasnya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#penemuan #meninggal #bikin geger warga #kejadian