PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Kebakaran besar di kawasan padat penduduk di Jalan Mendawai Induk Gang Rawa, Komplek Sosial, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2) sore tercatat menghanguskan 11 rumah warga.
Bangunan yang hangus sebagian besar berpondasi kayu. Mulai dari rumah tinggal hingga barak, Kerugian ditaksir lebih dari setengah miliar rupiah.
Peristiwa di wilayah dua RT, yakni RT 05 dan RT 01 RW 07 itu, kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah milik warga berinisial Ai.
Berdasarkan keterangan saksi, asap hitam pertama kali terlihat muncul dari bagian kamar rumah Ai, tepatnya di bawah tumpukan pakaian. Warga sempat berupaya memadamkan api dari luar jendela kamar. Namun api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya, yang mayoritas beratapkan seng dan berdempetan.
Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Ai bersama keluarganya berada di kawasan Keramba Pahandut Seberang dan biasanya kembali sebelum waktu berbuka puasa, sekitar pukul 17.00 WIB.
“Saya tidak menyangka kejadian ini. Tidak ada kompor menyala. Api menurut anak saya berasal dari bagian atas rumah. Saat itu saya berada di seberang.Tidak ada unsur kesengajaan maupun kelalaian. Seluruh harta benda, termasuk dua unit sepeda motor, tidak sempat diselamatkan,”ujar Ai, Minggu (22/2).
Sementara itu, Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Ia juga mengungkapkan, dari keterangan saksi, awal mula api berasal dari rumah milik Ai yang saat itu kosong. “Untuk mengetahui penyebab pastinya, masih dilakukan penyelidikan,” sebutnya.
Peristiwa ini juga menyebabkan, dua warga mengalami luka bakar ringan karena berupaya memadamkan api, yakni Albar dan Dedy. Albar mengalami luka bakar paling parah, yakni di bagian punggung belakang. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Dari pantauan di lokasi, Minggu (22/2), garis polisi telah terpasang di rumah yang diduga menjadi titik awal api. Puing-puing bangunan serta sejumlah kendaraan yang ikut terbakar masih terlihat berserakan. Puluhan warga terdampak kini mengungsi di posko kebakaran yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kepala Seksi Operasi Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menyebutkan, proses pemadaman melibatkan gabungan personel dari TNI, Polri, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kota Palangka Raya, Damkar Kota Palangka Raya, Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PLN, PMI, TSAK, hingga BPK Swakarsa.
“Tidak ada korban jiwa. Warga terdampak direncanakan diungsikan ke aula Posyandu Terpadu Mutiara Hati. Kami menghimbau masyarakat selalu waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama