Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Satu Titik Panas Terpantau di Antang Kalang, BMKG Minta Kewaspadaan Karhutla

Usay Nor Rahmad • Minggu, 15 Februari 2026 | 09:30 WIB
Kebakaran lahan di wilayah Kotawaringin Timur, baru-baru ini. (TRC BPBD Kotim)
Kebakaran lahan di wilayah Kotawaringin Timur, baru-baru ini. (TRC BPBD Kotim)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Aktivitas titik panas atau hotspot kembali terpantau di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Berdasarkan pembaruan data BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, dalam 24 jam terakhir terdeteksi satu titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah.

Hotspot tersebut terpantau pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 13.24 WIB.

Lokasinya berada di Kecamatan Antang Kalang, tepatnya di wilayah Kelurahan Tumbang Sepayang.

"Titik panas ini terdeteksi melalui pantauan satelit SNPP dengan tingkat kepercayaan 8 atau kategori menengah," Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit M Inggit Rizki.

BMKG mencatat hotspot tersebut memiliki radius kemungkinan sekitar 1.125 meter dan teridentifikasi dalam bentuk klaster.

Meski baru satu titik, kondisi ini tetap menjadi perhatian karena berpotensi berkaitan dengan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah rawan.

Selain data hotspot, analisis BMKG juga menunjukkan potensi kemudahan terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Untuk tanggal 15 hingga 16 Februari 2026, sebagian besar wilayah Kotawaringin Timur berada pada kategori relatif aman hingga tidak mudah terbakar.

Namun, beberapa area di wilayah selatan Kalimantan Tengah terpantau masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Di sisi lain, prakiraan curah hujan probabilistik menunjukkan peluang hujan dengan intensitas di atas 100 milimeter masih cukup tinggi pada dasarian II dan III Februari 2026.

Kondisi ini diharapkan dapat menekan risiko kebakaran, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan.

BMKG mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan.

Pemantauan hotspot akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotawaringin Timur. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#titik panas #antang kalang #hotspot 2018 #sampit #kotim