SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi, umat Khonghucu di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaksanakan ibadah Er Shi Sheng An sebagai bentuk penguatan persaudaraan antarumat, Rabu malam (11/2/2026).
Ibadah berlangsung di Kelenteng Kong Miao Lintang atau Harmoni Kehidupan Sampit dan dipimpin Wen Shi Suhardi selaku pemuka agama Khonghucu. Puluhan umat tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Wen Shi Suhardi menjelaskan, Er Shi Sheng An merupakan tradisi keagamaan yang telah dilaksanakan sejak ribuan tahun lalu.
Ibadah ini tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sesama umat.
“Ibadah Er Shi Sheng An ini merupakan ibadah Hari Persaudaraan. Tradisi ini sudah dijalankan sejak ribuan tahun lalu dan terus dilestarikan hingga sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan, ibadah tersebut digelar enam hari sebelum perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, sebagai bagian dari rangkaian menyambut pergantian tahun baru.
Selain ibadah, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial berupa berbagi kepada umat yang kurang mampu.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian agar seluruh umat dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita.
“Tidak semua umat Khonghucu memiliki kondisi ekonomi yang sama. Melalui momen ini, kami saling berbagi agar semua umat bisa merayakan Imlek dengan kebahagiaan,” ungkapnya.
Dalam rangkaian perayaan Imlek, umat Khonghucu juga akan melaksanakan ibadah malam Tahun Baru Imlek pada 16 Februari 2026.
Selanjutnya, satu pekan setelah Imlek digelar ibadah syukur, dan puncaknya perayaan Cap Go Meh yang dilaksanakan dua pekan setelah Imlek, diawali dengan ibadah bersama.
Selain itu, umat Khonghucu juga melaksanakan tradisi pembersihan dan penyucian rupang atau patung para dewa.
Prosesi tersebut dimaknai sebagai simbol penyucian diri serta harapan akan keberkahan di tahun yang baru.
“Setiap tahun kami melakukan pembersihan rupang para dewa. Semua dimandikan sebagai simbol penyucian dan harapan agar tahun yang baru membawa keberkahan bagi umat,” tandasnya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko