SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Penemuan mayat seorang pria di sebuah mess (penginapan) Jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, masih dilakukan penanganan dan penyelidikan Kepolisian.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Ketapang AKP Anis. Ia menyebut, bahwa dari hasil identifikasi dilakukan, korban diketahui bernama Djau Khun (47), warga asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
"Korban asal Kalimantan Barat. Dia ke tempat kejadian perkara (TKP) bermaksud ingin menginap selama 3 hari," kata Anis melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, saat di lokasi pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti milik korban.
"Untuk barang bukti di lokasi itu ada obat batuk, dompet, uang serta barang lainnya," jelas Anis.
Diketahui, korban merupakan seorang karyawan di salah satu perusahaan sparepart mobil yang ada di Kalimantan Barat. Ia datang ke Sampit bermaksud ingin menawarkan produk jualannya tersebut.
Keluhkan Sakit saat Dihubungi Keluarga
Di hari pertama, ia datang ke lokasi untuk memesan kamar. Hingga memasuki hari kedua, korban ada mengeluh sakit dengan pihak keluarganya.
Namun, saat memasuki hari ketiganya korban tiba-tiba tidak bisa dihubungi oleh keluarga.
"Keluarga yang curiga lalu mendatangi ke TKP dan meminta petugas untuk melihat keadaan korban di dalam. Saat dipanggil, korban tidak menyahut hingga pintu kamar mess terpaksa didobrak," jelasnya.
Saat pintu berhasil dibuka, korban sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Pihak penginapan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Kepolisian terdekat.
Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan saksi, korban menginap selama tiga hari hanya seorang diri. Dari hasil pemeriksaan saksi, tidak ada pengunjung lain yang keluar masuk di kamar korban," terangnya. (sir/sla)
Editor : Slamet Harmoko