Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hotspot Nihil, Hujan Deras Redam Potensi Karhutla di Kotim

Usay Nor Rahmad • Senin, 2 Februari 2026 | 09:10 WIB
Cuaca tampak dari salah satu sudut Kota Sampit, sebelum turun hujan. (Oes/Radar Sampit).
Cuaca tampak dari salah satu sudut Kota Sampit, sebelum turun hujan. (Oes/Radar Sampit).


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini berada dalam kondisi relatif aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tidak ditemukan titik panas (hotspot) di seluruh wilayah Kotim dalam 24 jam terakhir.

Rekapitulasi hotspot yang dirilis BMKG melalui sistem pemantauan BRIN dan diakses pada Senin (2/2) pukul 07.00 WIB menunjukkan status nihil untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Nihilnya titik panas ini dipengaruhi oleh intensitas hujan yang terjadi cukup merata dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan analisis citra satelit cuaca Himawari-8 Infra Red Enhanced, terpantau pertumbuhan awan signifikan di sejumlah wilayah Kotim, seperti Kecamatan Mentawa Hilir Utara, Mentawa Hilir Selatan, Pulau Hanaut, dan Teluk Sampit.

BMKG Stasiun Meteorologi H. Asan Kotim menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berperan besar dalam meningkatkan kelembapan udara dan permukaan lahan, sehingga menekan potensi munculnya kebakaran.

Selain itu, prakiraan akumulasi curah hujan 24 jam ke depan untuk wilayah Kotim pada periode 2–3 Februari 2026 menunjukkan potensi hujan ringan hingga hujan lebat. Kondisi ini dinilai masih efektif dalam menjaga stabilitas lingkungan dari ancaman karhutla.

BMKG juga merilis peta potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, yang menunjukkan sebagian besar wilayah Kotim berada pada kategori aman dan tidak mudah terbakar untuk tanggal 2 dan 3 Februari 2026.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar tetap waspada dan tidak lengah, terutama memasuki masa peralihan cuaca. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

“Walaupun hotspot nihil dan potensi kebakaran rendah, kewaspadaan tetap diperlukan agar kondisi ini bisa terus terjaga,” demikian imbauan BMKG dalam rilis informasinya.

Dengan kondisi cuaca yang mendukung dan partisipasi masyarakat, diharapkan Kabupaten Kotawaringin Timur dapat terhindar dari kejadian karhutla dalam waktu ke depan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#cuaca #cuaca hari ini #sampit #kotim #kalteng