Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Seorang Kurir Barang Ditemukan Meninggal di Toilet Sebuah Toko

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 21 Januari 2026 | 22:15 WIB
Evakuasi jenazah seorang sopir pengantar barang di Kota Palangka Raya berinisial AR (40), warga Desa Kanamit, Kabupaten Kapuas, dari sebuah toko di Jalan Mahir Mahar, Rabu (21/1)
Evakuasi jenazah seorang sopir pengantar barang di Kota Palangka Raya berinisial AR (40), warga Desa Kanamit, Kabupaten Kapuas, dari sebuah toko di Jalan Mahir Mahar, Rabu (21/1)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Kematian mendadak menimpa seorang sopir pengantar barang di Kota Palangka Raya. Pria berinisial AR (40), warga Desa Kanamit, Kabupaten Kapuas, ditemukan meninggal dunia di dalam toilet sebuah toko di Jalan Mahir Mahar, Rabu (21/1/2026).

Pria ini diketahui bekerja sebagai sopir pengantar makanan dan saat kejadian tengah melakukan pengantaran barang ke Toko Mama Kiki. Sebelumnya AR meminta izin untuk ke kamar kecil.

Saksi mata sekaligus karyawan toko, Mei Citra, menuturkan korban datang seperti biasa untuk mengantar barang. Karena toko dalam kondisi ramai, ia kemudian diarahkan menggunakan toilet di bagian belakang gudang.

“Awalnya dia bilang mau numpang ke toilet. Kami tunjukkan di belakang. Karena toko lagi ramai, kami tidak tahu persis kapan dia masuk,” ujar Mei.

Kecurigaan muncul ketika AR tak kunjung keluar. Beberapa kali pintu toilet diketuk, namun tidak ada jawaban. Rekan korban yang ikut mengantar barang kemudian mendobrak pintu dan mendapati AR sudah tergeletak di dalam.

“Kami langsung panik dan tidak berani berbuat apa-apa, lalu melapor ke pemilik toko dan minta bantuan,” tambah Mei.

Rekan kerja korban, Bambang, menduga AR mengalami kelelahan berat. Menurutnya, korban sempat mengeluh badannya tidak enak beberapa waktu terakhir, meski sehari-hari masih tampak beraktivitas normal.

“Dia pernah bilang badannya kurang enak, mungkin capek. Tapi sebelumnya masih sempat bercanda seperti biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan pihaknya bersama unsur kepolisian, TNI, OPD terkait, dan warga segera turut mendatangi lokasi.

“Ia ditemukan dalam posisi tergeletak di dalam kamar WC. Berdasarkan keterangan rekannya, sebelum masuk toilet yang bersangkutan mengeluh sakit di bagian ulu hati atau bawah dada. Sebelumnya sempat makan bakso di depan toko,” beber Sucipto.

Ia menambahkan, AR diketahui kerap mengeluhkan sakit di bagian lambung. Berdasarkan rekaman CCTV, ia  tiba di toko sekitar pukul 11.30 WIB dan masuk ke toilet sekitar pukul 11.56 WIB. Sekitar satu jam kemudian, diketahui sudah tidak sadarkan diri.

Sementara itu, istri AR yang berada di kawasan Jalan Buluh Marindu terkejut saat mendapat kabar suaminya meninggal dunia. Ia mengungkapkan bahwa AR memang sering mengeluh sakit di bagian lambung atau bawah dada.

”Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut,”ungkapnya.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh AR.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan.Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian AR,”pungkasnya.(daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#kurir #pengantar barang #PALANGKA RAYA #kematian mendadak #ditemukan meninggal