SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Insiden kebakaran kecil terjadi pada videotron yang berada di depan Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu pagi (17/1/2026).
Peristiwa itu sempat menggegerkan warga sekitar setelah asap terlihat mengepul dari sisi perangkat layar raksasa tersebut.
Beruntung, sejumlah pemuda yang sedang bermain basket di kawasan stadion bergerak cepat. Mereka langsung mematikan aliran listrik videotron untuk mencegah api dan kerusakan meluas.
“Tidak tahu penyebabnya. Pas lagi main basket, tahu-tahu sudah mengepul asap,” ungkap Satria, salah seorang pemuda yang berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sumber asap terlihat berasal dari bagian samping videotron, tepatnya di area panel ventilasi dan modul kelistrikan. Asap tipis disertai percikan kecil sempat muncul sebelum akhirnya perangkat dimatikan.
Meski belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola, indikasi awal mengarah pada gangguan kelistrikan.
Adapun hasil peneluauran media ini, beberapa kemungkinan penyebab yang diduga memicu insiden tersebut antara lain:
- Korsleting pada modul LED atau power supply, ditandai dengan percikan cahaya kecil di balik panel.
- Kelembapan tinggi atau air hujan yang masuk ke celah ventilasi, memicu arus pendek.
-Overheat akibat sirkulasi udara yang tidak optimal pada perangkat yang beroperasi terus-menerus.
Kerusakan visual terlihat pada sebagian kecil modul LED di sisi kiri videotron. Beberapa titik lampu tampak mati dan meninggalkan bekas hangus di bagian dalam panel. Namun, secara struktur utama, rangka dan layar utama masih tampak utuh.
Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Aktivitas warga di sekitar stadion sempat terhenti sejenak, namun situasi kembali normal setelah videotron dipastikan tidak lagi beraliran listrik.
Warga berharap pengelola segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada sistem kelistrikan dan pengaman videotron.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat lokasi videotron berada di area publik dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, videotron masih dalam kondisi nonaktif dan menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. (oes)
Editor : Slamet Harmoko